Cegah Perundungan Sejak Dini, KKM 85 Universitas Bina Bangsa Gaungkan Gerakan Stop Bullying di SDN 1 Sukarendah - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Cegah Perundungan Sejak Dini, KKM 85 Universitas Bina Bangsa Gaungkan Gerakan Stop Bullying di SDN 1 Sukarendah

Monday, 24 August 2026


SUKAREndah – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghargai terus digaungkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 85 Universitas Bina Bangsa. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi *“Stop Bullying”* yang menyasar siswa-siswi *SDN 1 Sukarendah.*

Kegiatan ini menjadi bagian dari bentuk pengabdian mahasiswa KKM 85 Desa Sukarendah kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah dasar mengenai pentingnya menghentikan segala bentuk perundungan sejak dini.

Dengan suasana yang hangat dan penuh keceriaan, para mahasiswa mengajak siswa untuk mengenali apa itu bullying, bagaimana bentuk-bentuknya, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun lingkungan sekolah.

Bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Ejekan, panggilan yang merendahkan, mempermalukan teman, mengucilkan, mengintimidasi, hingga tindakan yang membuat seseorang merasa takut dan tidak nyaman juga merupakan bentuk perundungan. Karena itu, anak-anak diajak untuk lebih peka terhadap perilaku di sekitar mereka.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKM 85 berusaha menyampaikan materi dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh anak-anak. Para siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak untuk berinteraksi, memahami contoh situasi bullying dalam kehidupan sehari-hari, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami atau melihat tindakan perundungan.

Pesan yang ditekankan sederhana, tetapi penting: *jangan menjadi pelaku, jangan menjadi penonton yang membiarkan, dan berani membantu teman yang menjadi korban.*

Kegiatan semakin bermakna ketika mahasiswa mengajak para siswa membangun kebiasaan untuk saling menghargai, berteman tanpa membeda-bedakan, serta berani mengatakan bahwa bullying bukanlah candaan yang dapat dibenarkan.

Bagi anak-anak, lingkungan sekolah bukan sekadar tempat untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung. Sekolah juga menjadi ruang untuk tumbuh, berteman, mengenal perbedaan, dan membangun karakter. Karena itu, menciptakan suasana sekolah yang bebas dari bullying merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui gerakan *Stop Bullying*, mahasiswa KKM 85 Universitas Bina Bangsa berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi saja, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Senyum, saling menyapa, menghargai teman, membantu ketika ada yang kesulitan, serta berani melapor kepada guru ketika melihat tindakan perundungan merupakan langkah-langkah sederhana yang dapat menciptakan perubahan besar.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa *menghentikan bullying dapat dimulai dari hal kecil: menjaga ucapan, menghargai perasaan teman, dan memilih untuk menjadi orang yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar.*

Mahasiswa KKM 85 Desa Sukarendah Universitas Bina Bangsa pun mengajak seluruh siswa SDN 1 Sukarendah untuk bersama-sama menyuarakan satu pesan:
*“STOP BULLYING! Jadilah Teman yang Baik, Saling Menghargai, dan Ciptakan Sekolah yang Aman serta Nyaman untuk Semua.”*

Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah kecil yang memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi muda, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program KKM.