
Penyuluhan disampaikan dengan metode yang interaktif dan menyenangkan agar materi mudah dipahami oleh para siswa. Materi yang diberikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, penyebab terjadinya gigi berlubang, dampak buruk apabila kesehatan gigi diabaikan, serta cara menyikat gigi yang baik dan benar sesuai anjuran tenaga kesehatan. Selain penyampaian materi, kegiatan juga disertai sesi tanya jawab, demonstrasi praktik menyikat gigi, serta permainan edukatif yang bertujuan meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme para siswa terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti praktik menyikat gigi, serta berbagi pengalaman mengenai kebiasaan mereka dalam merawat gigi di rumah. Interaksi yang terjalin selama penyuluhan menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang menyenangkan mampu meningkatkan minat anak-anak untuk belajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi yang sederhana namun memiliki dampak jangka panjang.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan siswa mampu menerapkan kebiasaan menyikat gigi minimal dua kali sehari, mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula, serta rutin memeriksakan kesehatan gigi ke fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan terbentuknya kebiasaan tersebut sejak usia dini, diharapkan dapat tercipta generasi yang lebih sehat, memiliki senyum yang bersih dan percaya diri, serta memahami bahwa menjaga kesehatan gigi merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Kelompok KKM Universitas Bina Bangsa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

