Mahasiswa Kkm Kelompok 52 Universitas Bina Bangsa Bantu Proses Belajar Mengajar Di Sd Pasanggrahan Yang Mengalami Kekurangan Guru - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Mahasiswa Kkm Kelompok 52 Universitas Bina Bangsa Bantu Proses Belajar Mengajar Di Sd Pasanggrahan Yang Mengalami Kekurangan Guru

Wednesday, 22 July 2026

Dalam rangka menjalankan program kuliah kerja mahasiswa (KKM) kel 52 Uniba , mahasiswa turut berkontribusi membantu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) disekolah sd pasanggrahan yang mengalami keterbatasan tenaga pendidik dibidangnya ujar kepala sekolah, kehadiran mahasiswa (KKM) menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap kelancaran proses pendidikan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, mendampingi siswa saat belajar, mengelola aktivitas kelas, serta memberikan motivasi agar peserta didik tetap semangat dalam mengikuti pembelajaran. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan tetap berkoordinasi bersama guru kelas sehingga proses pembelajaran berjalan secara kolaboratif dan saling memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun pihak sekolah.

Kepala SD Negeri Pasanggrahan menyampaikan apresiasi atas program yang dijalankan mahasiswa KKM. Menurutnya, kehadiran mahasiswa membawa suasana baru di lingkungan sekolah dan memberikan dampak positif terhadap semangat belajar siswa. Beliau juga berharap kolaborasi antara mahasiswa dan guru dapat terus ditingkatkan agar tercipta proses berbagi praktik baik dalam pembelajaran.

Dampak positif tersebut mulai terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa saat mengikuti pembelajaran. Siswa tampak lebih aktif, berani bertanya, dan menganggap mahasiswa sebagai kakak yang dapat menjadi teman belajar. Pendekatan yang lebih komunikatif dan menyenangkan membuat suasana kelas menjadi lebih hidup sehingga siswa merasa nyaman dan tidak mudah bosan selama proses belajar berlangsung.

Selain membantu kegiatan akademik, mahasiswa juga turut mendampingi berbagai aktivitas sekolah, seperti melatih gerak jalan dan memberikan motivasi kepada siswa. Kegiatan tersebut mendapat respons yang sangat baik dari peserta didik. Bahkan, banyak siswa yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengikuti latihan di luar jam pembelajaran karena merasa senang belajar bersama mahasiswa KKM.

Kepala sekolah juga mengungkapkan bahwa sejak kehadiran mahasiswa KKM, tingkat kehadiran siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Menurut beliau, siswa menjadi lebih bersemangat datang ke sekolah karena merasa pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa keberadaan mahasiswa KKM memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar peserta didik.

Melalui program ini, mahasiswa KKM Kelompok 52 Universitas Bina Bangsa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di Desa Pasanggrahan. Diharapkan sinergi yang telah terjalin antara mahasiswa, guru, dan pihak sekolah dapat terus berlanjut sehingga semangat belajar siswa tetap terjaga meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir. Sebagaimana harapan Kepala Sekolah, metode pembelajaran yang kolaboratif dan menyenangkan dapat menjadi inspirasi bagi guru dalam menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna bagi seluruh peserta didik.