Lahan Perkebunan Cabai Di Kp. Paranji, Desa Waringinkurung.Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKM melaksanakan kegiatan observasi budidaya tanaman cabai di Perkebunan Cabai, Kampung Paranji, Desa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung, pada Jumat, 17 Juli 2026, pukul 15.30–17.00 WIB. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi potensi desa sekaligus memahami kondisi riil sektor pertanian yang menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Desa Waringinkurung.
Observasi dilakukan secara langsung di area perkebunan dengan didampingi oleh pemilik sekaligus pengelola kebun. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat dan mempelajari seluruh tahapan budidaya tanaman cabai, mulai dari proses pengolahan lahan, pemilihan benih unggul, penyemaian bibit, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen dan pemasaran hasil produksi. Mahasiswa juga melakukan sesi diskusi dan tanya jawab bersama petani mengenai berbagai pengalaman serta strategi yang diterapkan dalam mengelola usaha pertanian cabai agar tetap produktif.
Dalam pemaparannya, petani menjelaskan bahwa keberhasilan budidaya cabai sangat dipengaruhi oleh kualitas benih, kesuburan tanah, ketersediaan air, serta ketepatan dalam melakukan pemupukan dan pengendalian hama maupun penyakit tanaman. Perawatan yang dilakukan secara rutin menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas tanaman sehingga mampu menghasilkan panen yang maksimal. Selain itu, petani juga menyampaikan bahwa perubahan cuaca yang tidak menentu serta fluktuasi harga cabai di pasar menjadi tantangan utama yang harus dihadapi dalam menjalankan usaha pertanian tersebut.
Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi nyata yang dihadapi para petani di lapangan. Tidak hanya mempelajari aspek teknis budidaya, mahasiswa juga mengamati sistem pengelolaan usaha, proses distribusi hasil panen, hingga peluang pengembangan usaha yang dapat meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian. Informasi yang diperoleh selama observasi menjadi bahan penting dalam menyusun program kerja KKM yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pada bidang pertanian dan pemberdayaan ekonomi.
Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan observasi ini juga bertujuan untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa dengan masyarakat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami berbagai permasalahan yang dihadapi petani, sekaligus menggali potensi yang dapat dikembangkan melalui inovasi, pendampingan, maupun pemanfaatan teknologi sederhana. Dengan demikian, program-program yang akan dilaksanakan selama KKM diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Waringinkurung.
Mahasiswa juga mengamati bahwa budidaya cabai di Kampung Paranji memiliki prospek yang cukup menjanjikan sebagai salah satu komoditas unggulan desa. Permintaan pasar terhadap cabai yang relatif tinggi membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan pendapatan apabila didukung dengan pengelolaan usaha yang lebih baik, penerapan teknik budidaya yang tepat, serta strategi pemasaran yang lebih luas. Oleh karena itu, hasil observasi ini akan menjadi dasar dalam merancang berbagai kegiatan yang dapat mendukung peningkatan kapasitas petani, baik melalui edukasi, pendampingan, maupun pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi hasil pertanian.

Kegiatan observasi berlangsung dengan lancar, penuh antusias, dan mendapat sambutan positif dari pemilik perkebunan. Mahasiswa aktif melakukan pengamatan, pencatatan data, serta berdiskusi mengenai berbagai aspek budidaya tanaman cabai. Suasana yang komunikatif dan penuh keterbukaan memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa dalam memahami kondisi pertanian di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat Desa Waringinkurung, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu penggerak perekonomian desa. Hasil observasi akan menjadi landasan dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja yang lebih tepat sasaran sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Observasi budidaya tanaman cabai di Kampung Paranji merupakan wujud nyata komitmen mahasiswa KKM untuk hadir di tengah masyarakat, belajar dari pengalaman para petani, serta bersama-sama membangun desa melalui kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi awal dari berbagai program yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat Desa Waringinkurung.

