
Desa Tambiluk, 25 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 41 Desa Tambiluk sukses menyelenggarakan seminar bertema "Bersama Membangun Masa Depan: Edukasi Pencegahan HIV, Perlindungan Kekerasan Seksual, dan Transformasi Digital yang Aman" pada Sabtu (25/07/2026) di Kantor Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.
Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama KKM Kelompok 41 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai isu-isu sosial yang saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari pentingnya pencegahan HIV, upaya perlindungan terhadap kekerasan seksual, hingga pemanfaatan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab.
Seminar dibuka dengan sambutan dari berbagai pihak yang hadir, di antaranya Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Anton Nasrullah, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendamping Lapangan Dr. Oktavianto Setyo Nugroho, Korcam Asnawi, S.H., M.H., serta Kepala Desa Tambiluk Akhmad Kosim. Turut hadir pula para Ketua RT, Ketua RW, kader desa, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tambiluk yang memenuhi aula Kantor Desa
Ketua KKM UNIBA Kelompok 41 Desa Tambiluk, Sahrul, menyampaikan bahwa seminar ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, tantangan sosial saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut keamanan lingkungan dan perkembangan teknologi yang harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Kami berharap seminar ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan, melindungi diri dari kekerasan seksual, serta lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital," ujar Sahrul.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Peserta aktif mengikuti penyampaian materi dan berdiskusi bersama narasumber mengenai berbagai persoalan yang sering ditemui di lingkungan sekitar. Suasana yang interaktif membuat seminar berlangsung hidup dan memberikan banyak wawasan baru bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tambiluk, Akhmad Kosim, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41 atas terselenggaranya seminar yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga.
Menurut beliau, keberhasilan acara terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat. Sekitar 90 persen masyarakat Desa Tambiluk hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Hal tersebut menunjukkan bahwa tema yang diangkat benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Kegiatan ini sangat luar biasa. Saya melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi, bahkan hampir 90 persen warga hadir. Artinya masyarakat memang membutuhkan edukasi seperti ini. Saya berharap seminar dengan tema kesehatan, perlindungan terhadap kekerasan seksual, dan keamanan digital dapat terus dilaksanakan secara rutin karena persoalan-persoalan tersebut masih sering kita temui di Desa Tambiluk," ujar Akhmad Kosim.
Beliau juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa KKM Kelompok 41 yang telah bekerja keras mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, **Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Anton Nasrullah, S.Pd., M.Pd.** menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Hal senada juga disampaikan **Dr. Oktavianto Setyo Nugroho** yang berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa terus terjalin melalui berbagai program yang berdampak positif.
Melalui seminar ini, mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41 berharap masyarakat Desa Tambiluk semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, berani mencegah dan melaporkan tindakan kekerasan seksual, serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menciptakan ruang edukasi yang bermanfaat. Semangat **"Bersama Membangun Masa Depan"** diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi langkah bersama dalam membangun Desa Tambiluk yang lebih sehat, aman, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

