
Sebagai bentuk dukungan terhadap
pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Mahasiswa Kuliah Kerja
Mahasiswa (KKM) Kelompok 39 Desa Petir melaksanakan kegiatan pendampingan pada
salah satu pelaku usaha cilok di Desa Petir. Kegiatan ini merupakan bagian dari
program kerja bidang UMKM yang bertujuan untuk memahami proses produksi secara
langsung sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku usaha dalam meningkatkan
kualitas produk dan daya saing usaha lokal.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa
turut terlibat membantu proses pembuatan cilok, mulai dari persiapan bahan
baku, proses pencampuran adonan, pembentukan cilok, hingga proses perebusan dan
pengemasan produk. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa memperoleh
pengalaman mengenai proses produksi pangan skala rumah tangga sekaligus
memahami tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya
sehari-hari.
Selain membantu proses produksi,
mahasiswa juga berdiskusi dengan pemilik usaha mengenai strategi pengembangan
bisnis, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih menarik,
hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Pendampingan ini
diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM agar mampu
meningkatkan daya saing produk dan memperluas jangkauan pemasaran di tengah
persaingan usaha yang semakin berkembang.
Kegiatan ini menjadi salah satu
bentuk nyata pengabdian Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 39 Desa
Petir dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor
UMKM. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu meringankan proses produksi,
tetapi juga memberikan motivasi kepada pelaku usaha untuk terus berinovasi dan
mengembangkan usahanya. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan
hubungan yang saling mendukung antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam
membangun ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Melalui program pendampingan ini,
Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 39 Desa Petir berharap UMKM
lokal dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan,
serta memperluas peluang pemasaran. Dengan dukungan berbagai pihak, sektor UMKM
diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian desa sekaligus
meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

