Mahasiswa Uniba Gelar Fgd Sebagai Langkah Sinergi Awal Program Kkm Di Desa Panancangan - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Mahasiswa Uniba Gelar Fgd Sebagai Langkah Sinergi Awal Program Kkm Di Desa Panancangan

Tuesday, 21 July 2026
FGD KKM : Kepala Desa Panancangan bersama mahasiswa KKM Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa dan para pemangku kepentingan desa mengikuti Forum Group Discussion (FGD) sebagai langkah awal penyelarasan program kerja KKM Tahun 2026.
CIBADAK, LEBAK Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 89 Universitas Bina Bangsa (Uniba) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Panancangan ini menjadi langkah awal penyelarasan program kerja KKM dengan pemerintah desa dan masyarakat.

FGD dihadiri Kepala Desa Panancangan Elis Nuraeni, Ketua RW dan RT, Kepala SD Negeri 1 Panancangan, Kepala MDTA,Karang Taruna, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat. 

Kehadiran berbagai unsur desa menunjukkan komitmen bersama mendukung pelaksanaan program pengabdian mahasiswa.
Ketua KKM Kelompok 89, Muhamad Alfin Syakar, menyampaikan bahwa FGD ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus permohonan izin kepada masyarakat. “Kami ingin memperkenalkan diri sekaligus memaparkan program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan. 

Harapannya, seluruh pihak dapat memberikan dukungan dan masukan agar program berjalan tepat sasaran,” ujarnya.

Kepala Desa Panancangan, Elis Nuraeni, menyambut baik kehadiran mahasiswa.“Kami berharap seluruh program yang direncanakan mendapat kemudahan dalam pelaksanaannya serta dukungan dari masyarakat. 

Semoga kehadiran mahasiswa KKM Uniba memberikan dampak nyata dan meninggalkan kesan positif bagi Desa Panancangan,” katanya
Dalam forum tersebut, koordinator bidang memaparkan program kerja yang mencakup pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi dan UMKM, sosial budaya, lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, tata kelola pemerintahan desa, hingga inovasi teknologi. Diskusi interaktif menghasilkan berbagai masukan dari tokoh masyarakat, pemuda, dan pelaku UMKM sehingga program lebih sesuai dengan kebutuhan desa.

FGD ini menjadi tahapan penting sebelum implementasi program kerja KKM. Selain memperkuat koordinasi, kegiatan ini menegaskan komitmen mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian yang partisipatif dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan. 

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan program KKM tidak hanya terlaksana dengan baik, tetapi juga memberi manfaat berkelanjutan bagi Desa Panancangan.