Akses Air Bersih Diperkuat, KKM 33 Kolaborasi Salurkan Bantuan BAZNAS bagi Warga RT 10 Singarajan - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Akses Air Bersih Diperkuat, KKM 33 Kolaborasi Salurkan Bantuan BAZNAS bagi Warga RT 10 Singarajan

Tuesday, 25 August 2026
Serang – Keterbatasan akses terhadap air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar yang perlu mendapat perhatian, terutama bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk keperluan sehari-hari. Merespons kebutuhan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 33 berkolaborasi dalam penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–13.00 WIB tersebut menyasar masyarakat RT 10 Desa Singarajan. Bantuan air bersih disediakan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan disalurkan dengan dukungan Pemerintah Desa Singarajan serta mahasiswa KKM 33. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Bidang Lingkungan Hidup, Ketahanan Pangan, dan Kesehatan Masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami keterbatasan akses. Selain memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian sosial melalui kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat.

Sebelum menuju lokasi distribusi, mahasiswa KKM 33 bersama pihak Pemerintah Desa Singarajan terlebih dahulu melakukan koordinasi dan briefing di kantor desa sekitar pukul 09.00 WIB. Koordinasi dilakukan untuk mengatur kedatangan mobil tangki, penjemputan, serta memastikan lokasi distribusi air bersih dapat dipersiapkan dengan baik.

Mahasiswa kemudian berkoordinasi dengan pihak RT 10 mengenai teknis pengumpulan wadah air milik masing-masing warga. Warga diarahkan untuk menyiapkan wadah yang akan digunakan untuk menampung bantuan air bersih sehingga proses distribusi dapat berlangsung secara tertib.

Sekitar pukul 10.00 WIB, pihak Pemerintah Desa bersama Ibu Kepala Desa Singarajan, Hj. Ulfah, mahasiswa KKM 33, serta unsur terkait menuju RT 10. Mobil tangki yang membawa bantuan air bersih kemudian tiba di lokasi dengan kapasitas sekitar 2.500 liter.

Kedatangan bantuan tersebut disambut oleh warga yang telah menyiapkan wadah penampungan. Mahasiswa KKM 33 bersama pihak desa turut membantu mengatur proses penyaluran air kepada masyarakat agar bantuan dapat diterima oleh warga yang menjadi sasaran kegiatan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan warga yang datang membawa wadah masing-masing untuk menerima air. Bantuan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga yang membutuhkan akses air bersih.

Kegiatan penyaluran ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi berbagai pihak dalam menangani kebutuhan masyarakat. BAZNAS berperan dalam menyediakan bantuan air, sementara Pemerintah Desa membantu proses penyaluran di wilayah sasaran. Mahasiswa KKM 33 kemudian turut mengambil bagian dalam membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Bagi masyarakat, ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Melalui bantuan tersebut, warga RT 10 memperoleh tambahan pasokan air yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga sesuai peruntukannya.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program yang dirancang sendiri, tetapi juga pada partisipasi dalam kegiatan sosial yang telah diinisiasi oleh pihak lain. Kolaborasi dengan Pemerintah Desa dan BAZNAS memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKM 33 untuk turut membantu menjawab kebutuhan masyarakat yang ditemukan di lapangan.

Setelah proses distribusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan dokumentasi bersama antara pihak desa, mahasiswa, dan masyarakat sebelum seluruh pihak kembali ke tempat masing-masing.

Melalui kegiatan bantuan air bersih tersebut, diharapkan kebutuhan air masyarakat yang mengalami keterbatasan akses dapat terbantu. Bantuan serupa juga diharapkan dapat kembali disalurkan apabila kondisi dan kebutuhan masyarakat masih memerlukan dukungan. Koordinasi antara pemerintah desa, lembaga sosial seperti BAZNAS, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya diharapkan dapat terus dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Desa Singarajan.