
Serang – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, termasuk melalui pengembangan produk makanan lokal. Namun, kualitas produk perlu diimbangi dengan pemasaran dan branding yang baik agar produk lebih mudah dikenal masyarakat. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 33 Desa Singarajan melakukan kegiatan Pemberdayaan UMKM Cireng Dewa pada Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, UMKM, Koperasi, dan Ekonomi Kreatif. Pemberdayaan dilakukan terhadap UMKM Cireng Dewa milik ibu Hosiah, dengan mahasiswa KKM 33 berperan sebagai fasilitator dan pendamping dalam upaya meningkatkan kapasitas usaha, kualitas pemasaran, branding produk, serta nilai tambah produk.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi yang dilakukan mahasiswa KKM 33 terhadap sejumlah UMKM di Desa Singarajan. Observasi tersebut dilakukan untuk melihat potensi usaha sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih dapat dikembangkan. Dari hasil pengamatan, UMKM Cireng Dewa dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan, khususnya dari sisi branding dan bentuk pemasaran agar produk lebih mudah dikenal dan dijangkau oleh masyarakat.
Cireng Dewa sendiri memiliki keunikan pada bentuk produknya. Nama “Dewa” juga dikaitkan dengan istilah “gede dawa”, yang dalam bahasa Sunda memiliki makna besar dan panjang. Produk cireng tersebut memiliki ukuran yang relatif besar dan panjang, dengan ukuran potongan yang dapat disesuaikan oleh pembeli. Keunikan tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat ditonjolkan dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Selain memiliki karakteristik produk yang berbeda, cireng juga memiliki keterkaitan dengan kuliner lokal di Kecamatan Pontang. Potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan mahasiswa dalam memilih Cireng Dewa sebagai UMKM yang didampingi dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil observasi, mahasiswa kemudian memberikan pendampingan yang berfokus pada aspek branding dan pemasaran. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah membantu memfasilitasi pembuatan banner sebagai media informasi dan pengenalan usaha. Banner tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan visibilitas UMKM sehingga keberadaan usaha lebih mudah diketahui oleh masyarakat.
Selain banner, mahasiswa juga membantu pembuatan stiker produk yang dapat digunakan sebagai identitas atau branding pada kemasan produk Cireng Dewa. Penggunaan identitas visual pada produk diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus membantu konsumen mengenali produk ketika melakukan pembelian.
Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada tampilan produk, tetapi juga diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memahami pentingnya branding dalam kegiatan pemasaran. Identitas usaha yang lebih jelas dapat menjadi salah satu pendukung dalam membangun pengenalan produk di tengah persaingan dengan produk sejenis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM 33 berupaya memberikan kontribusi dalam meningkatkan aspek pemasaran, branding, dan nilai tambah UMKM Cireng Dewa. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal bagi pemilik usaha untuk memperkenalkan produknya secara lebih luas serta meningkatkan daya saing usaha.
Bagi mahasiswa KKM 33, kegiatan pemberdayaan UMKM juga menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki secara langsung dalam lingkungan masyarakat. Pendampingan terhadap pelaku usaha memberikan pengalaman mengenai kondisi nyata UMKM serta tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha di tingkat masyarakat.
Pemilik UMKM Cireng Dewa, Hosiah, menjadi pihak utama yang diharapkan dapat melanjutkan pemanfaatan hasil pendampingan setelah kegiatan KKM selesai. Banner dan stiker yang telah difasilitasi dapat terus digunakan sebagai bagian dari identitas usaha dan media pengenalan produk kepada konsumen.
Ke depan, mahasiswa KKM 33 berharap pemberdayaan yang telah dilakukan dapat membantu UMKM Cireng Dewa lebih dikenal oleh masyarakat dan mampu bersaing dengan UMKM lainnya. Pengembangan kualitas produk, pemasaran, dan branding secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung kemandirian usaha sekaligus menjaga keberlangsungan UMKM Cireng Dewa sebagai salah satu usaha makanan lokal di Kecamatan Pontang.

