KKM Kelompok 23 Universitas Bina Bangsa Ajak Warga Desa Pelawad Manfaatkan Pekarangan Rumah untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA) - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

KKM Kelompok 23 Universitas Bina Bangsa Ajak Warga Desa Pelawad Manfaatkan Pekarangan Rumah untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Monday, 24 August 2026
Pelawad, 23 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 23 Universitas Bina Bangsa melaksanakan program kerja Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama salah satu warga Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan sederhana untuk menanam berbagai tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal keluarga. 
Program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif sekaligus mengenalkan tanaman yang memiliki manfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM 23 Universitas Bina Bangsa bersama warga melakukan proses penanaman secara langsung menggunakan media tanam dan polybag.
Adapun tanaman yang ditanam dalam kegiatan tersebut meliputi sereh, kunyit, lengkuas, jahe, dan bawang merah. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena mudah ditemukan, relatif mudah dirawat, serta dapat dimanfaatkan sebagai bumbu maupun bahan herbal dalam kehidupan sehari – hari. 
“Kami berharap melalui kegiatan TOGA ini, warga dapat memanfaatkan pekarangan rumah dengan lebih produktif dan memiliki tanaman yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar KKM Kelompok 23 Universitas Bina Bangsa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM 23 Universitas Bina Bangsa turut memberikan pendampingan kepada warga mulai dari menyiapkan media tanam, memasukkan media ke dalam polibag, hingga menanam bibit tanaman. Warga juga diajak untuk memahami pentingnya perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
Kegiatan pembuatan TOGA ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKM 23 Universitas Bina Bangsa dalam mendorong pemanfaatan lingkungan sekitar secara sederhana dan berkelanjutan. Selain menghasilkan pekarangan yang lebih hijau, keberadaan TOGA diharapkan dapat menjadi sumber tanaman herbal yang bermanfaat bagi keluarga.