Mahasiswa KKM Kelompok 20 UNIBA Serahkan Peta Desa Bumijaya, Dukung Penguatan Data dan Perencanaan Pembangunan Desa - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Mahasiswa KKM Kelompok 20 UNIBA Serahkan Peta Desa Bumijaya, Dukung Penguatan Data dan Perencanaan Pembangunan Desa

Sunday, 23 August 2026

“Mahasiswa KKM Kelompok 20 Universitas Bina Bangsa Serahkan Peta Desa Bumijaya, Dorong Penguatan Data dan Perencanaan Pembangunan Desa”
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa Universitas Bina Bangsa menyerahkan hasil pemetaan wilayah Desa Bumijaya kepada Pemerintah Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu pemerintah desa menyediakan data kewilayahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan dan pembangunan desa.
Penyerahan peta dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Kantor Desa Bumi Jaya dan dihadiri oleh Kepala Desa Bumijaya beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa KKM, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pihak terkait.
Kegiatan pemetaan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKM selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bumijaya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga berupaya memberikan hasil yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat dan pemerintah desa.
Selama proses pelaksanaan KKM, mahasiswa melakukan pengumpulan informasi mengenai kondisi wilayah Desa Bumijaya. Data yang diperoleh kemudian diolah dan disusun menjadi sebuah peta yang diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi serta potensi wilayah desa.
Pemetaan dilakukan melalui proses observasi lapangan, pengumpulan data, koordinasi dengan perangkat desa, serta pendataan sejumlah titik dan fasilitas yang terdapat di wilayah Desa Bumijaya. Dalam prosesnya, mahasiswa juga berkomunikasi dengan masyarakat untuk memperoleh informasi yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.
Hasil pemetaan tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Desa Bumijaya sebagai salah satu bentuk luaran dari program KKM.
Koordinator mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa, Fikri Firdaus, mengatakan bahwa kegiatan pemetaan merupakan salah satu program yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Desa Bumijaya, khususnya dalam penyediaan data wilayah.
“Pemetaan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami selama melaksanakan KKM di Desa Bumijaya. Kami berharap hasil yang kami serahkan dapat membantu pemerintah desa dalam memperoleh gambaran wilayah dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan perencanaan maupun program pembangunan desa
Proses pemetaan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami kondisi masyarakat dan wilayah desa. Mahasiswa tidak hanya belajar dari sisi akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi, bekerja sama, serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan masyarakat.
Melibatkan Observasi dan Koordinasi dengan Pemerintah Desa
Penyusunan peta dilakukan melalui beberapa tahapan. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Bumijaya untuk mengetahui kebutuhan data dan informasi yang diperlukan.
Setelah itu, mahasiswa melakukan observasi secara langsung ke sejumlah wilayah desa. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi geografis serta keberadaan berbagai fasilitas yang terdapat di Desa Bumijaya.
Mahasiswa juga melakukan pendataan terhadap sejumlah objek penting, seperti jalan, fasilitas umum, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, kantor pemerintahan, serta berbagai titik lainnya yang dianggap penting untuk dimasukkan dalam peta.
Data hasil observasi kemudian dikumpulkan dan diolah oleh mahasiswa hingga menjadi sebuah peta yang dapat digunakan sebagai informasi visual mengenai wilayah Desa Bumijaya.
Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan tetap berkoordinasi dengan perangkat desa. Koordinasi menjadi bagian penting agar informasi yang dicantumkan dalam peta dapat disesuaikan dengan kondisi serta data yang dimiliki oleh pemerintah desa.
Dapat Dimanfaatkan untuk Perencanaan Pembangunan 
Peta yang diserahkan mahasiswa KKM diharapkan dapat menjadi salah satu data pendukung bagi Pemerintah Desa Bumijaya dalam melaksanakan berbagai kegiatan.
Ketersediaan peta wilayah dapat membantu pemerintah desa dalam melihat kondisi wilayah secara lebih jelas. Informasi tersebut juga dapat digunakan sebagai bahan awal dalam menyusun rencana pembangunan, pendataan fasilitas desa, pengembangan potensi wilayah, maupun kebutuhan administrasi lainnya.
Kepala Desa Bumijaya, Munta, Menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKM yang telah melaksanakan kegiatan pemetaan dan menyerahkan hasilnya kepada pemerintah desa.
Ia berharap hasil kerja mahasiswa tersebut dapat terus dimanfaatkan setelah kegiatan KKM selesai. Menurutnya, data wilayah merupakan salah satu hal yang penting dalam mendukung proses perencanaan pembangunan.
Kami berharap hasil pemetaan ini tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan KKM, tetapi dapat digunakan dan dikembangkan oleh pemerintah desa sesuai dengan kebutuhan,
KKM Tidak Hanya Berorientasi pada Program, tetapi Juga Manfaat
Kegiatan penyerahan peta tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan KKM tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Mahasiswa dituntut untuk mampu mengidentifikasi permasalahan dan potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Dari proses tersebut, mahasiswa kemudian menyusun program yang diharapkan dapat memberikan solusi atau kontribusi sesuai dengan kemampuan dan bidang keilmuan yang dimiliki.
Pemetaan wilayah menjadi salah satu contoh kegiatan yang dapat meninggalkan hasil dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKM.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama berada di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa dapat belajar bagaimana data dikumpulkan, diverifikasi, diolah, hingga menghasilkan informasi yang dapat digunakan oleh masyarakat.
 
Membangun Kolaborasi antara Kampus dan Desa
Program KKM juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, lingkungan, kesehatan, hingga pengembangan data desa.
Melalui kegiatan pemetaan, mahasiswa KKM Universita Bina Bangsa, berupaya menunjukkan bahwa ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan di masyarakat.
Harapan untuk Desa Bumijaya
Dengan telah diserahkannya hasil pemetaan, mahasiswa KKM berharap Pemerintah Desa Bumijaya dapat memanfaatkan peta tersebut secara optimal. Peta yang telah dibuat juga diharapkan dapat menjadi salah satu dasar untuk pengembangan data desa pada masa mendatang.
Mahasiswa menyadari bahwa hasil pemetaan yang dibuat selama pelaksanaan KKM masih dapat dikembangkan dan diperbarui sesuai dengan perubahan kondisi wilayah. Karena itu, pemerintah desa diharapkan dapat melakukan pembaruan data secara berkala agar informasi yang tersedia tetap sesuai dengan kondisi terbaru.
Penyerahan peta ini sekaligus menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKM selama berada di Desa Bumijaya. Meski masa pengabdian mahasiswa di desa memiliki batas waktu, diharapkan hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan KKM diharapkan mampu memberikan dampak positif serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
Bagi mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa,penyerahan peta Desa Bumijaya bukan sekadar akhir dari sebuah program kerja, tetapi menjadi bentuk nyata bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan dapat terus dikembangkan oleh desa.