Kebakaran KMP Amarisa Berhasil Ditangani, Operasional Tetap Aman - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Kebakaran KMP Amarisa Berhasil Ditangani, Operasional Tetap Aman

Tuesday, 27 January 2026
Merak, 27 Januari 2026 — Manajemen KMP Amarisa menyampaikan telah terjadi insiden kebakaran kecil di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Amarisa saat berlayar di perairan Selat Sunda pada Senin, 26 Januari 2026.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.55 WIB, tidak lama setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Bakauheni Dermaga III pada pukul 09.25 WIB. Titik kebakaran berada di luar Deck A sisi kiri kapal, di area dekat ruang penumpang kelas ekonomi.

Kepala Cabang Merak ALB KMP Amarisa, Ramadani, menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh kru kapal yang sedang melaksanakan patroli rutin. Mualim jaga kemudian segera mengoordinasikan langkah penanganan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.

Anak buah kapal (ABK) langsung melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dengan mengerahkan empat tabung APAR jenis CO₂, satu tabung powder 9 kilogram, empat tabung powder 6 kilogram, serta satu tabung powder 3,5 kilogram. Selain itu, kru kapal juga melakukan penyemprotan lanjutan untuk memastikan api tidak meluas.

Berkat respons cepat dan sigap kru kapal, kebakaran berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 10.05 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh puntung rokok yang belum padam dan dibuang ke dalam tempat sampah. Kondisi angin barat laut (NW) dengan kecepatan sekitar 20 knot turut mempercepat penyebaran api hingga mengenai tangga darurat sekoci.

Manajemen memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan material berupa cat kapal serta kerusakan pada tangga pandu atau tangga darurat sekoci.

Sebagai langkah tindak lanjut, operasional KMP Amarisa untuk sementara dihentikan guna keperluan perbaikan dan pemeriksaan menyeluruh. Kapal akan kembali beroperasi setelah dinyatakan aman dan laik berlayar.

Kepala Operasional Merak, Huseri, menegaskan bahwa perusahaan akan meningkatkan pengawasan serta patroli keselamatan di atas kapal. Manajemen juga mengimbau seluruh penumpang agar senantiasa mematuhi aturan keselamatan pelayaran, termasuk larangan membuang puntung rokok sembarangan, demi menjaga keselamatan bersama.

Red