Kejurprov Aquatik Banten 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Kejurnas dan PON - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Kejurprov Aquatik Banten 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Kejurnas dan PON

Saturday, 11 April 2026
Serang, — Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik Indonesia Banten 2026 resmi digelar di Kolam Renang Tirta Wiguna Kopsus, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sekaligus pembinaan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ketua Akuatik Indonesia Banten, Kendro Irianto, mengatakan bahwa Kejurprov merupakan agenda tahunan yang berfungsi sebagai babak kualifikasi menuju Kejurnas.

“Tujuan pelaksanaan Kejurprov ini adalah bagian dari kualifikasi menuju Kejurnas setiap tahun. Ini juga menjadi tolok ukur pembinaan atlet hingga ke level PON,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, prestasi Banten di tingkat nasional terus menunjukkan tren positif. Saat ini, Banten berhasil menempati peringkat keempat nasional dalam ajang Kejurnas.

“Alhamdulillah saat ini kita berada di peringkat 4 nasional. Ke depan, target kita bisa menembus tiga besar nasional menuju PON,” tambahnya.

Sebanyak 430 atlet dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten turut ambil bagian dalam Kejurprov tahun ini. Dari jumlah tersebut, nantinya akan diseleksi sekitar 30 hingga 80 atlet untuk mewakili Banten di ajang Kejurnas.

Kendro menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan berbasis data.

“Renang adalah olahraga yang terukur. Semua proses seleksi berbasis database, baik di tingkat daerah maupun nasional, sehingga pengiriman atlet benar-benar transparan dan adil,” jelasnya.

Ia berharap melalui Kejurprov ini akan lahir atlet-atlet muda potensial yang dapat dibina hingga mencapai prestasi tertinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sekretaris Akuatik Indonesia Banten sekaligus Ketua Panitia, Alva Gian Zul, menyampaikan bahwa Kejurprov tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet secara menyeluruh.

“Dalam dua tahun terakhir, prestasi kita meningkat signifikan hingga mencapai peringkat 4 nasional. Ini merupakan pencapaian terbaik karena kita mampu menggeser posisi Bali,” ungkapnya.

Ia menambahkan, salah satu atlet andalan Banten saat ini adalah Michelle Surjadi Fang yang telah bergabung dalam tim pelatnas Indonesia.

“Kami optimistis di Kejurnas mendatang akan ada kejutan dari atlet-atlet baru yang akan bersaing di tingkat nasional,” katanya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, KONI Banten, serta para sponsor. Seluruh pengurus provinsi dan perwakilan dari delapan kabupaten/kota turut terlibat dalam penyelenggaraan.

Wakil Sekretaris Umum KONI Banten, Sasangka Agus Setiawan, menyebutkan bahwa Kejurprov ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan prestasi olahraga akuatik di Banten.

Menurutnya, cabang olahraga akuatik memiliki banyak nomor pertandingan yang berpotensi besar menyumbangkan medali, khususnya dalam ajang PON mendatang.

“Kami optimistis, apalagi ada peluang Banten menjadi tuan rumah PON 2032. Ini tentu menjadi motivasi besar untuk meningkatkan kualitas atlet dan fasilitas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa fasilitas kolam renang yang digunakan saat ini hampir memenuhi standar nasional, meskipun masih membutuhkan tambahan lintasan agar sesuai standar internasional.

Dukungan terhadap Banten sebagai calon tuan rumah PON ke-23 juga datang dari pemerintah pusat, termasuk Menteri MENPORA Erick Thohir yang disebut memberikan sinyal positif.


Melalui Kejurprov Aquatik Banten 2026, diharapkan lahir atlet-atlet muda potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan hingga mencapai prestasi tertinggi.

“Harapannya muncul atlet-atlet baru yang bisa kita bina, minimal sampai PON, dan mudah-mudahan bisa menembus level internasional,” tutup Kendro.