DLH Kota Cilegon dan Ketua Komisi IV DPRD kota Cilegon Turun Tangan Usai Dentuman Keras dan bau menyengat di Pabrik Kimia di kota Cilegon - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

DLH Kota Cilegon dan Ketua Komisi IV DPRD kota Cilegon Turun Tangan Usai Dentuman Keras dan bau menyengat di Pabrik Kimia di kota Cilegon

Monday, 25 May 2026


Cilegon,-WartaGlobal.Id -  Saiful Basri Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, kembali menyoroti lemahnya komunikasi perusahaan industri terhadap masyarakat setelah muncul dugaan dentuman keras dari kawasan industri yang membuat warga sekitar panik dan was-was.


Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Saiful Basri, meluapkan kekecewaannya usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi perusahaan yang diduga menjadi sumber kejadian tersebut.


Menurut Saiful Basri, pihak perusahaan hingga kini belum mampu memberikan penjelasan pasti terkait penyebab insiden yang memicu keresahan warga. 

Ia menilai perusahaan terlalu lamban dan tidak sigap dalam menangani situasi darurat, terutama karena lokasi industri berada sangat dekat dengan permukiman masyarakat.


“Saya sangat kecewa, karena ini urusannya dengan nyawa masyarakat. Harusnya ketika ada kejadian seperti ini, perusahaan cepat memberi informasi kepada warga dan pengurus lingkungan,” tegas Saiful Basri.


Politisi tersebut menilai perusahaan gagal membangun komunikasi dengan masyarakat sekitar, termasuk dengan pengurus RT, RW hingga tokoh pemuda yang berada di wilayah terdampak.


Ia menegaskan, dalam kondisi darurat seharusnya perusahaan segera memberikan pemberitahuan resmi agar masyarakat tidak panik dan tidak menerima informasi simpang siur dari luar.


“Ini masyarakat dianggap apa? Jangan sampai warga justru tahu informasi dari luar, sementara perusahaan diam,” ujarnya dengan nada tinggi.


Dalam peninjauan itu, hadir pula sejumlah pengurus lingkungan mulai dari Ketua RW, Ketua RT hingga tokoh pemuda setempat yang mengaku belum mendapat penjelasan jelas dari pihak perusahaan terkait dentuman yang terdengar cukup keras hingga ke sejumlah titik permukiman.


Warga menyebut kejadian serupa diduga bukan pertama kali terjadi. Sekitar beberapa tahun lalu, insiden serupa juga disebut pernah muncul di kawasan industri dekat area Pertamina.


Meski dugaan sementara mengarah pada ledakan atau reaksi dari aktivitas pabrik kimia, namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari manajemen perusahaan mengenai sumber suara dentuman tersebut.


Komisi IV DPRD Kota Cilegon pun langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon untuk melakukan pemeriksaan lapangan.


Menurut Saiful Basri, tim dari Dinas Lingkungan Hidup sedang menuju lokasi dengan membawa alat pemeriksaan guna memastikan kondisi lingkungan serta tingkat potensi bahaya bagi masyarakat.


“Kami ingin masyarakat tenang. Makanya DLH turun langsung mengecek supaya diketahui kondisi sebenarnya seperti apa,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat sekitar masih diliputi rasa cemas dan berharap ada keterbukaan penuh dari pihak perusahaan terkait insiden yang terjadi di Merak Chemicals Indonesia (MCCI) .