Dugaan Penyimpangan Dana Reses DPRD Cilegon Jadi Sorotan, Mahasiswa Desak Penegakan Hukum Transparan - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Dugaan Penyimpangan Dana Reses DPRD Cilegon Jadi Sorotan, Mahasiswa Desak Penegakan Hukum Transparan

Monday, 18 May 2026

CILEGON, — Ikatan Mahasiswa Cilegon menyatakan keprihatinan mendalam atas mencuatnya dugaan penyimpangan anggaran dana reses DPRD Kota Cilegon yang belakangan menjadi perhatian publik. Mahasiswa menilai persoalan tersebut tidak dapat dipandang sebelah mata karena dana reses sejatinya diperuntukkan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkan kepentingan publik. Senin 18/05/2026

Dalam pernyataan sikapnya, Ikatan Mahasiswa Cilegon menegaskan bahwa setiap dugaan penyalahgunaan anggaran daerah harus ditangani secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

“Publik berhak mengetahui perkembangan penanganan perkara tersebut sebagai bentuk akuntabilitas penegakan hukum,” demikian pernyataan yang disampaikan Ikatan Mahasiswa Cilegon.
Mahasiswa juga mendesak Kejaksaan Negeri Kota Cilegon menunjukkan komitmen serius dalam mengusut tuntas dugaan kasus tersebut dengan mengedepankan prinsip keterbukaan informasi publik serta supremasi hukum.

Dalam tuntutannya, Ikatan Mahasiswa Cilegon menyampaikan empat poin sikap, yakni:

Mendesak Kejaksaan Negeri mengusut tuntas dugaan korupsi dana reses DPRD Kota Cilegon.

Meminta keterbukaan informasi terkait perkembangan proses penyidikan kepada publik.

Menolak segala bentuk intervensi yang berpotensi menghambat proses hukum.

Menuntut penegakan hukum yang adil, profesional, dan tanpa tebang pilih.

Mereka menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bentuk penghakiman terhadap pihak tertentu, melainkan wujud kontrol sosial agar proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Menurut mereka, korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Karena itu, setiap penggunaan anggaran daerah harus dapat dipertanggungjawabkan demi kesejahteraan masyarakat.

“Setiap rupiah anggaran daerah harus dipertanggungjawabkan demi kesejahteraan masyarakat, bukan disalahgunakan untuk kepentingan segelintir pihak,” tulis pernyataan tersebut.

Ikatan Mahasiswa Cilegon juga menyerukan semangat perjuangan mahasiswa dan rakyat dalam mengawal penegakan hukum atas dugaan kasus tersebut.

“Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Usut Tuntas Dugaan Korupsi, Selamatkan Uang Rakyat!” demikian seruan yang disampaikan dalam penutup pernyataan sikap mereka.