CILEGON – WartaGlobal.Id - Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Grogol Pulomerak, Muhaedi M.A.S, menegaskan optimisme partainya dalam menghadapi kontestasi politik 2029. Ia menyebut kader banteng harus solid dan bekerja nyata di tengah masyarakat demi merebut kemenangan besar di Kota Cilegon.
Menurut Muhaedi, target politik ke depan bukan sekadar wacana. PDI Perjuangan Grogol Pulomerak disebut siap menambah kekuatan kursi legislatif, dari saat ini satu kursi menjadi enam kursi pada Pemilu 2029 mendatang.
“Target boleh tinggi, harus optimistis. Sekarang satu kursi, ke depan kita ingin enam kursi. Yang penting kerja keras dan turun langsung ke rakyat,” ujarnya saat menyampaikan arahan kepada kader.
Ia juga menyinggung evaluasi hasil pemilu sebelumnya. Menurutnya, ada banyak faktor yang membuat capaian partai belum maksimal, mulai dari kurangnya intensitas turun ke bawah hingga dinamika politik yang terjadi di lapangan.
“Kalau kemarin belum maksimal, itu jadi bahan evaluasi. Kader harus lebih sering turun, dengar aspirasi rakyat, bela rakyat,” tegasnya.
Muhaedi menekankan bahwa kekuatan utama partainya bukan modal besar, melainkan semangat perjuangan. Ia meminta seluruh kader tetap menjaga loyalitas dan tidak setengah hati dalam membesarkan partai.
“Kita mungkin tidak punya banyak uang, tapi kita punya semangat juang. Itu modal paling penting,” katanya disambut tepuk tangan kader.
Selain target kursi, Muhaedi juga mendorong terbentuknya “rumah perjuangan rakyat” sebagai pusat pengaduan dan edukasi masyarakat. Menurutnya, partai harus hadir memberi solusi di bidang kesehatan, kependudukan, pertanian hingga pemberdayaan perempuan.
“PDI Perjuangan harus jadi rumah rakyat. Tempat masyarakat datang mencari solusi,” tandasnya.
Pernyataan Muhaedi ini pun menjadi sinyal bahwa mesin politik PDI Perjuangan di wilayah Grogol Pulomerak mulai dipanaskan lebih awal untuk menyongsong pertarungan 2029. Dengan target besar enam kursi, pertarungan politik di Cilegon dipastikan bakal semakin panas.

