
Pandeglang, 23 Juli 2026 – Mahasiswa *Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 70* melaksanakan program kerja bidang kesehatan tentang *ketahanan pangan* melalui kegiatan *penanaman bibit cabai menggunakan media botol plastik bekas*. Kegiatan ini dilaksanakan pada *Kamis, 23 Juli 2026* di depan *Kantor Desa Mandalasari*, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, dengan melibatkan masyarakat setempat.
Program ini diprakarsai oleh mahasiswa bidang kesehatan, yaitu *Yuninda Dwi Awalia* dan *Amarila Achmad Putri*, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan rumah tangga sekaligus pemanfaatan limbah plastik menjadi media tanam yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk memanfaatkan barang bekas yang masih layak guna sebagai pot tanaman sehingga dapat mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM menyediakan berbagai kebutuhan yang diperlukan, mulai dari **bibit cabai, tanah, pupuk, hingga air untuk penyiraman**. Selanjutnya, warga bersama mahasiswa melakukan penanaman bibit cabai ke dalam botol plastik bekas yang telah dipersiapkan. Kegiatan dilakukan secara gotong royong sehingga tercipta suasana yang penuh kebersamaan dan semangat dalam mendukung ketahanan pangan desa.
Selain praktik penanaman, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai cara menanam dan merawat tanaman cabai, seperti pentingnya penyiraman secara rutin, pemberian pupuk sesuai kebutuhan, serta penempatan tanaman di lokasi yang mendapatkan sinar matahari yang cukup. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan budidaya cabai secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing.
Pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media tanam menjadi salah satu inovasi sederhana yang mudah diterapkan oleh masyarakat. Dengan biaya yang relatif rendah dan bahan yang mudah diperoleh, program ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan rumah tangga sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah plastik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa **KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 70** berharap masyarakat Desa Mandalasari semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan serta terdorong untuk memanfaatkan lahan dan barang bekas secara produktif. Penanaman cabai diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, tetapi juga menjadi langkah kecil dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.
Program ketahanan pangan ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa KKM, pemerintah desa, dan warga Desa Mandalasari, diharapkan semangat bercocok tanam dan menjaga ketahanan pangan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

