
KADULIMUS – Jalan setapak di pinggir sawah Kampung Pageret, Desa Kadulimus, mendadak dipadati warga dan mahasiswa, Minggu (19/7/2026) pagi. Sejak pukul tujuh, puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 68 Universitas Bina Bangsa (Uniba) sudah berkumpul di titik kumpul Cakur bersama perangkat desa dan warga setempat untuk gotong royong bersih-bersih lingkungan.
Bersenjatakan cangkul, sabit, dan sapu lidi, mahasiswa berbaur dengan bapak-bapak dan pemuda kampung membersihkan rumput liar serta sampah yang menumpuk di sepanjang jalan tani menuju area persawahan. Sebagian lainnya membersihkan saluran air yang mulai tersumbat oleh tanaman liar.

Ketua Kelompok 68, M.Fiqih Abdulgani, mengatakan kegiatan gotong royong ini dipilih sebagai salah satu program awal supaya mahasiswa langsung berbaur dengan warga, bukan sekadar observasi.
"Daripada kami cuma muter-muter lihat lingkungan, mending langsung kerja bareng warga. Lumayan jalan ini juga tiap hari dilewati petani mau ke sawah, jadi kalau bersih kan enak dilihat juga enak dilewati," ujarnya sambil menyeka keringat.
Kepala Dusun/Kampung Pageret, H.Sukron Jamil, yang ikut turun tangan mencabuti rumput bersama mahasiswa, mengaku senang lantaran kegiatan bersih-bersih semacam ini sudah lama tidak digelar bersama secara ramai-ramai.
"Biasanya paling bersih-bersih sendiri-sendiri di depan rumah masing-masing. Sekarang ada yang ngajak gotong royong bareng, jadi kerasa lagi kebersamaannya, kaya dulu," katanya.
Kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam itu ditutup dengan makan bersama di pinggir jalan, tepat di lokasi gotong royong. Warga menggelar nasi liwet lengkap dengan lauk-pauk di atas daun pisang yang dibentangkan memanjang, lalu disantap beramai-ramai secara lesehan oleh mahasiswa dan warga.

Salah satu warga, Ibu Mulyati, yang ikut menyiapkan nasi liwet menyebut acara makan bersama itu jadi cara warga membalas tenaga mahasiswa yang sudah membantu bersih-bersih sejak pagi.
"Anak-anak udah capek kerja bakti, masa nggak dikasih makan. Ini juga sekalian biar makin akrab, ngobrol-ngobrol sambil makan," ucapnya.
M.Fiqih Abdulgani menambahkan, momen makan bersama seperti ini justru jadi ajang mahasiswa mengenal lebih dekat warga Kampung Pageret, sekaligus membuka obrolan santai soal kebutuhan warga yang bisa ditindaklanjuti lewat program kerja KKM ke depan.
Gotong royong di Kampung Pageret ini menjadi salah satu rangkaian program sosial dan lingkungan Kelompok 68 selama bertugas di Desa Kadulimus, yang direncanakan berlangsung hingga pertengahan Agustus mendatang.

