SERANG – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG kembali disorot. Kali ini keluhan datang dari warga terkait sajian menu di Gunug Asem, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang yang diduga tidak memenuhi standar gizi layak untuk siswa.
Keluhan tersebut beredar luas di grup WhatsApp warga dan menyita perhatian publik. Beragam komentar bermunculan menyayangkan kualitas menu yang disajikan.
Salah satu warga dengan inisial D2N meluapkan kekesalannya melalui pesan suara.
"Itu mah bukan makanan bergizi kang, hanya sekadar makanan gratis. Jadi kalau makanan gratis ya apa adanya," ujar D2N dengan nada kesal dalam voice note di grup WhatsApp warga.
Komentar lain juga terlontar dengan menggunakan bahasa Jawa dialek Mancak.
"MBG Mustofa Gunug Asem tegar ora iki, Pak RT?" ujar salah seorang warga, mempertanyakan ketegasan pengurus dan pihak terkait.
Sejumlah warga lainnya juga meminta penyedia MBG memberikan menu makanan yang bergizi dan layak konsumsi. Mereka mendesak adanya pengawasan agar program tidak melenceng dari tujuannya.
Saat dikonfirmasi, pihak pengurus MBG Gunug Asem Mancak belum memberikan respons.
Menanggapi aduan masyarakat, aktivis anti korupsi Hayumi menyatakan akan melayangkan surat resmi kepada Badan Gizi Nasional atau BGN.
"Kami akan bersurat ke BGN guna memastikan sajian yang diberikan ke siswa layak. Dan kami meminta kepada pihak terkait dan BGN untuk segera turun dan menegur, baik secara lisan maupun tertulis, hingga suspensi. Karena ini program Presiden langsung. Kalau ini dimainkan mau seperti apa nanti," ujar Hayumi di kediamannya pada Minggu 25/07/2026.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola MBG Gunug Asem Mancak maupun BGN terkait standar penyajian dan pengawasan menu yang diberikan kepada siswa.
Program MBG merupakan program prioritas pemerintah pusat. Pengawasan ketat dari semua pihak diharapkan agar sasaran program, yakni pemenuhan gizi anak sekolah, benar-benar tercapai.

