
Serang – Menjaga kebersihan lingkungan kantor desa tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pelayanan masyarakat yang tertata dan terawat. Hal tersebut diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 33 melalui kegiatan Jumat Bersih dan Perawatan Lingkungan Kantor Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang termasuk dalam program kerja Bidang Sosial, Budaya, Hukum, dan Pemberdayaan Masyarakat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi mahasiswa bersama perangkat Desa Singarajan dalam menjaga kebersihan dan merawat area kantor desa. Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara rutin sehingga perawatan lingkungan kantor dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Jumat Bersih dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat selama tiga minggu selama masa pelaksanaan program KKM. Pada pelaksanaannya, mahasiswa KKM 33 bersama perangkat Desa Singarajan terlibat langsung dalam membersihkan area sekitar kantor, halaman, serta bagian lingkungan kantor desa yang membutuhkan perhatian dan perawatan.
Tidak seperti kegiatan seremonial pada umumnya, Jumat Bersih dilaksanakan secara langsung dengan mengutamakan kegiatan lapangan. Sebelum pekerjaan dimulai, mahasiswa dan perangkat desa terlebih dahulu melakukan briefing singkat untuk menentukan area yang perlu dibersihkan serta membagi perhatian terhadap bagian-bagian lingkungan yang membutuhkan perawatan. Setelah pembagian area dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan membersihkan dan merapikan lingkungan kantor desa.
Keterlibatan perangkat desa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan program. Mahasiswa KKM tidak bekerja secara terpisah, melainkan berkolaborasi dengan perangkat desa dalam melakukan perawatan lingkungan. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam mendukung aktivitas pemerintahan desa di luar kegiatan administrasi dan pelayanan masyarakat.
Kegiatan Jumat Bersih juga menjadi ruang interaksi antara mahasiswa KKM dan perangkat Desa Singarajan. Selain melakukan kegiatan bersama, hubungan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk lebih mengenal lingkungan kerja pemerintahan desa serta memahami pentingnya kondisi lingkungan kantor dalam menunjang aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
Setelah kegiatan pembersihan dan perawatan selesai, mahasiswa KKM dan perangkat desa beristirahat bersama dengan menikmati makanan ringan dan minuman. Momen tersebut menjadi bagian sederhana dari kebersamaan setelah menyelesaikan kegiatan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan perangkat Desa Singarajan selama pelaksanaan KKM.
Melalui kegiatan ini, area kantor Desa Singarajan diharapkan dapat tetap terjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanannya. Lingkungan kantor yang terawat dapat mendukung terciptanya suasana kerja dan pelayanan yang lebih nyaman bagi perangkat desa maupun masyarakat yang datang untuk memperoleh pelayanan.
Lebih dari sekadar kegiatan kebersihan, pelaksanaan Jumat Bersih diarahkan untuk membangun kebiasaan merawat lingkungan secara rutin. Mahasiswa KKM 33 berupaya mendorong agar kepedulian terhadap kebersihan tidak hanya dilakukan ketika terdapat kegiatan khusus, tetapi menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari di lingkungan kantor desa.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pengabdian sederhana yang dapat dilakukan secara langsung dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui kerja bersama, mahasiswa belajar bahwa pemberdayaan masyarakat tidak selalu diwujudkan dalam kegiatan berskala besar, tetapi dapat dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan dan kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten.
Pelaksanaan Jumat Bersih yang dilakukan selama tiga minggu diharapkan dapat menjadi awal bagi keberlanjutan kebiasaan menjaga kebersihan di lingkungan Kantor Desa Singarajan. Setelah masa pengabdian KKM Kelompok 33 berakhir, kepedulian dan rutinitas perawatan lingkungan diharapkan tetap dilanjutkan oleh perangkat desa maupun unsur masyarakat yang berkaitan.
Dengan demikian, kebersihan kantor desa tidak berhenti sebagai program kerja mahasiswa selama masa KKM, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan bersama yang terus dipelihara. Keberlanjutan tersebut diharapkan mampu menjaga lingkungan Kantor Desa Singarajan tetap bersih, tertata, dan nyaman dalam mendukung aktivitas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

