
Tangerang- Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa. (KKM) Kelompok 95 melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan branding kemasan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cijeruk, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan produk UMKM agar memiliki nilai jual dan daya saing yang lebih baik. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat Desa Cijeruk sebagai peserta. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Kelompok 95 berperan sebagai fasilitator yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya branding dan kemasan daları membangun identitas sebuah produk. Dosen Pembimbing Lapangan turut memberikan arahan serta penguatan materi sehingga kegiatan dapat berlangsung secara edukatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman mengenai konsep dasar branding, pemilihan nama dan identitas produk, desain logo, pemilihan warna, informasi yang perlu dicantumkan pada kemasan, serta strategi membuat kemasan yang menarik dan mudah dikenali konsumen. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa kemasan bukan hanya berfungsi sebagai pembungkus dan pelindung produk,
tetapi juga menjadi salah satu media media promosi yang dapat membangun kepercayaan konsumen. Dengan kemasan yang menarik, informatif, dan memiliki identitas yang jelas, produk UMKM diharapkan mampu tampil lebih profesional dan memiliki daya tarik yang lebih tinggi di pasar. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM Kelompok 95 tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga memberikan contoh dan pendampingan kepada peserta dalam mengembangkan identitas kemasan produk. Peserta didorong untuk mengenali keunggulan produk masing-masing dan menerjemahkannya ke dalam bentuk branding yang sederhana, menarik, dan sesuai dengan karakteristik produk. Pendekatan praktik tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk, tetapi juga mencakup kemampuan memperkenalkan dan memasarkan produk secara efektif. Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Sementara itu, bagi masyarakat Desa Cijeruk, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam meningkatkan kualitas pemasaran produk UMKM. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya produk lokal yang lebih inovatif dan kompetitif.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan branding kemasan ini, KKM Kelompok 95 berharap masyarakat Desa Cijeruk dapat terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam mengelola usaha. Peningkatan kualitas kemasan dan identitas produk diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memberikan nilai tambah bagi produk UMKM lokal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi melalui mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi Desa Cijeruk secara berkelanjutan.

