Serang,-WartaGlobal.Id - Gerakan peduli lingkungan kembali menggeliat dari masyarakat akar rumput. Bank Sampah Barokah Pamogoan Dukuh Dalem yang berlokasi di Kampung Pamogoan, Desa Sukah Dalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, menggelar kegiatan penimbangan sampah kedua pada Sabtu (17/1/2026) pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Serang Haji muhammad najib hamas, S.E , M.M, bersama jajaran Anggota DPRD Kabupaten Serang Bapak TUBAGUS MOHAMMAD SHOLEH, M.Pd, Cahyo Harsanto.ST.M. Ling Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, tokoh masyarakat, Camat Waringin Kurung, dan DKM setempat.
Manager Umum Bank Sampah Barokah, Milatul Asfia, SE, menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak terhadap inisiatif warga dalam mengelola sampah berbasis komunitas.
“Alhamdulillah, pada penimbangan kedua ini kami berhasil mengumpulkan sekitar 50 hingga 80 kilogram sampah yang dipilah dari warga. Dukungan dari Bapak Wakil Bupati dan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Serang,sangat berarti bagi kami,” ujar Milatul Asfia.
Pada kesempatan tersebut, Bank Sampah Barokah menerima bantuan berupa alat timbang dan buku tabungan lingkungan yang akan digunakan untuk kegiatan penimbangan rutin setiap bulan.
Melalui sistem tabungan ini, masyarakat dapat menukarkan sampah anorganik bernilai ekonomi dengan Kalau rekening mah hanya dikepengurusan kalau warga mah buku tabungan masing-masing
Milatul menegaskan, tujuan utama kegiatan ini bukan hanya dari aspek ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan nilai ekonomi, tapi juga menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman. Dengan begitu, kita bisa mencegah banjir dan menjaga lingkungan tetap sehat,” tambahnya.
Gerakan ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Serang untuk mengadopsi sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berkelanjutan, sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam mewujudkan kabupaten hijau dan bebas sampah.

