CILEGON – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Furtasan Ali Yusuf, melaksanakan kunjungan reses perorangan di Kantor DPD Partai NasDem Kota Cilegon, Kamis (26/02/2016). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD, Fraksi NasDem DPRD Kota Cilegon, serta tokoh masyarakat, dengan total 53 peserta.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan interaktif, Prof. Furtasan menyoroti sejumlah persoalan krusial di bidang pendidikan di Kota Cilegon. Ia menekankan pentingnya pendampingan data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) agar anggaran revitalisasi sekolah rusak tidak hangus akibat persoalan administrasi.
Menurutnya, banyak sekolah yang sebenarnya layak mendapatkan bantuan perbaikan, namun terkendala pada kelengkapan dan validitas data. “Pendampingan terhadap operator dan pihak sekolah sangat penting. Jangan sampai sekolah yang sudah rusak berat tidak mendapatkan bantuan hanya karena masalah administrasi,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong penyelarasan kurikulum SMK dengan kebutuhan industri lokal melalui program sertifikasi keahlian. Langkah tersebut dinilai penting agar lulusan SMK memiliki daya saing lebih kuat dan mampu langsung terserap di dunia kerja, khususnya di wilayah industri seperti Cilegon.
“Saya akan mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Kota Cilegon untuk berkoordinasi terkait peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus memastikan beasiswa seperti PIP dan KIP Kuliah terserap tepat sasaran,” tegasnya.
Tak hanya membahas sektor pendidikan, reses tersebut juga menjadi ajang konsolidasi strategis menghadapi Pemilu 2029. Prof. Furtasan turut memaparkan dampak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas ambang parlemen serta pemisahan jadwal pemilu nasional dan pilkada.
Ia menilai dinamika regulasi tersebut perlu disikapi secara matang oleh seluruh kader dan struktur partai agar tetap solid dan siap menghadapi perubahan sistem kepemiluan ke depan.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyampaian aspirasi dari para peserta yang berharap agar perhatian terhadap sektor pendidikan dan penguatan sumber daya manusia di Kota Cilegon terus menjadi prioritas perjuangan di tingkat pusat.

