Serang, — Camat Waringinkurung, H. Budi Handono, menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan dalam peringatan Milad ke-17 Himpunan Mahasiswa Waringinkurung (HIMAWAR) yang digelar di Kantor Kecamatan Waringinkurung, Sabtu (04/04/2026).
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peran organisasi seperti HIMAWAR sangat penting dalam membantu pemerintah menjalankan program-program pembangunan, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Secara pribadi dan sebagai camat, saya sangat mendukung kegiatan-kegiatan organisasi kemasyarakatan, termasuk HIMAWAR. Ini semua untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan di tingkat kecamatan, salah satunya persoalan sampah. Menurutnya, permasalahan tersebut membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.
“Masalah sampah ini luar biasa. Tidak bisa hanya ditangani pemerintah saja, tetapi perlu kolaborasi antara masyarakat, organisasi, dan dinas terkait,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, pihaknya telah mendorong Ketua HIMAWAR untuk membentuk bank sampah sebagai upaya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Ia juga mengajak HIMAWAR untuk terus berperan aktif dalam berbagai program pemerintah, baik di tingkat desa maupun kecamatan.
Lebih lanjut, Camat mengibaratkan usia 17 tahun HIMAWAR sebagai fase “manis” dalam perjalanan organisasi yang sedang berkembang menuju kedewasaan. Ia berharap HIMAWAR semakin matang dan mampu menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Mahasiswa itu sedang mencari jati diri. Maka perlu banyak pengalaman, diskusi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar memiliki karakter yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua HIMAWAR, Jalaludin Al-Afghani, menjelaskan bahwa peringatan milad ke-17 ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan langsung untuk masyarakat.
“Kami menyediakan layanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, hingga perpanjangan SIM. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat agar tidak perlu jauh-jauh mengurus ke luar daerah,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hingga siang hari, jumlah peserta yang hadir telah mencapai lebih dari 100 orang dari 11 desa di Kecamatan Waringinkurung.
Ke depan, HIMAWAR berkomitmen untuk terus meningkatkan peran dan kontribusinya, termasuk dalam mengkaji serta mengadvokasi berbagai persoalan daerah, seperti aktivitas pertambangan dan kontribusi perusahaan terhadap masyarakat.
“Ini adalah gebrakan awal kami di usia ke-17. HIMAWAR harus lebih maju, lebih konsisten, dan lebih berani memperjuangkan kepentingan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa hingga saat ini kontribusi dari sejumlah perusahaan, termasuk sektor perumahan dan pertambangan di wilayah Waringinkurung, dinilai masih belum optimal bagi untuk masyarakat setempat.
Dengan semangat Milad ke-17, HIMAWAR diharapkan semakin eksis dan mampu menjadi motor penggerak perubahan di tingkat kecamatan, bahkan dengan semangat yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.

