CILEGON, – SD Negeri Sumampir, Kota Cilegon, menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu (10/6/2026).
Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah itu dilaksanakan secara sederhana, namun tetap berlangsung khidmat dan penuh makna bagi para siswa, orang tua, serta dewan guru.
Kepala SDN Sumampir, Junaesih S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan graduation tahun ini sengaja dilaksanakan dengan konsep sederhana agar tidak membebani wali murid.
Menurutnya, yang terpenting dari kegiatan tersebut adalah memberikan ruang bagi siswa untuk menikmati momen perpisahan setelah menempuh pendidikan selama enam tahun.
"Hari ini SDN Sumampir melaksanakan kegiatan pelepasan kelas VI dengan kondisi yang sangat sederhana. Yang penting event-nya dapat, momennya dapat, sehingga tidak membebani wali murid," ujar Junaesih.
Ia menjelaskan, seluruh pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kerja sama paguyuban orang tua siswa. Dana yang digunakan berasal dari kas paguyuban dan dukungan sukarela dari berbagai donatur yang turut membantu menyukseskan acara.
"Alhamdulillah pelaksanaannya murni dari paguyuban dan tidak membebani siapa pun karena menggunakan uang kas. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama paguyuban yang berkolaborasi dengan banyak donatur hingga akhirnya acara dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Menurut Junaesih, nilai utama dari sebuah perpisahan bukanlah kemewahan acara, melainkan makna dan kenangan yang ditinggalkan bagi para siswa.
"Intinya adalah momennya, bukan kemewahannya. Apa artinya kemewahan jika maknanya tidak ada. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini," tuturnya.
Pada tahun pelajaran 2025/2026, SDN Sumampir mencatat tingkat kelulusan 100 persen. Sebanyak 66 siswa dari dua rombongan belajar dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Junaesih juga menyampaikan pesan khusus kepada para lulusan yang telah menunjukkan berbagai prestasi selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
"Terima kasih kepada murid-murid saya yang sekarang lulus. Kalian luar biasa, memiliki banyak talenta baik di bidang akademik maupun nonakademik," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Nurul Amaliyah, menegaskan bahwa acara pelepasan siswa dilaksanakan tanpa pungutan biaya apa pun kepada orang tua murid.
Menurut Nurul, panitia hanya membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin memberikan bantuan secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan.
"Kami mengadakan acara sederhana perpisahan ini tanpa dipungut biaya apa pun. Jika ada yang ingin membantu secara sukarela silakan, tetapi tidak ada paksaan. Tidak ada istilah sumbangan ataupun patungan yang diwajibkan," kata Nurul.
Ia menilai momen kelulusan sekolah dasar merupakan fase penting dalam perjalanan pendidikan anak. Karena itu, para orang tua merasa perlu menghadirkan kenangan yang berkesan bagi putra-putri mereka sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Yang penting momennya dapat dan menjadi kenangan bagi anak-anak. Mereka sudah menjalani pendidikan selama enam tahun di sekolah dasar. Akan sangat disayangkan jika momen perpisahan tersebut tidak dilaksanakan," ujarnya.
Melalui kegiatan graduation yang sederhana tersebut, SDN Sumampir berharap para lulusan dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, menjaga semangat belajar, serta meraih prestasi yang lebih tinggi pada jenjang pendidikan selanjutnya.

