BAZNAS Cilegon Tancap Gas Wujudkan Generasi Emas 2045, Ribuan Pelajar Jalani Pemeriksaan Mata - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

BAZNAS Cilegon Tancap Gas Wujudkan Generasi Emas 2045, Ribuan Pelajar Jalani Pemeriksaan Mata

Saturday, 18 July 2026

CILEGON — WartaGlobalBanten.ID – Komitmen dalam membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas kembali ditunjukkan BAZNAS Kota Cilegon. Melalui Program Cilegon Sehat, sebanyak 1.130 siswa SMPN 5 Cilegon mengikuti pemeriksaan kesehatan mata sebagai langkah deteksi dini gangguan penglihatan yang berpotensi menghambat proses belajar.


Program tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.


Komisioner BAZNAS Kota Cilegon Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, H. Bambang Widiyatmoko, mengatakan pemeriksaan kesehatan mata merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


"Alhamdulillahirabbil 'alamin. BAZNAS Kota Cilegon terus berkomitmen menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Melalui Program Cilegon Sehat, kami melaksanakan pemeriksaan kesehatan mata bagi 1.130 siswa SMPN 5 Cilegon sebagai upaya deteksi dini gangguan penglihatan agar para pelajar dapat belajar lebih optimal, berprestasi, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat," ujar Bambang.


Ia menegaskan keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. BAZNAS menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon yang memberikan dukungan penuh melalui Asisten Daerah I, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Rahmatullah, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, drg. Ratih.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala SMPN 5 Cilegon Irofin, RS Citra Sundari, RS Mata Achmad Wardi, Klinik Utama Mata Saruni, dan BCO Media yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurut Bambang, perhatian terhadap kesehatan mata remaja bukan hanya pelayanan kesehatan semata, melainkan investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
"Remaja yang memiliki kesehatan mata yang baik akan mampu belajar dengan optimal, mengembangkan potensi diri, serta memiliki daya saing yang tinggi. Mereka adalah calon pemimpin bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini," katanya.


Ia menambahkan, bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia harus diiringi dengan peningkatan kualitas generasi muda agar mampu menjadi pribadi yang sehat, cerdas, produktif, dan berakhlakul karimah.


BAZNAS Kota Cilegon juga menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah diarahkan untuk mendukung pembangunan manusia secara berkelanjutan melalui program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.


"Program-program tersebut merupakan investasi sosial yang diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing," jelasnya.


Bambang berharap sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kota Cilegon, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, media, dan seluruh mitra terus diperkuat agar mampu mewujudkan Cilegon yang sehat, cerdas, sejahtera, dan religius sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


"Kami percaya bahwa menjaga kesehatan mata para pelajar berarti menjaga kejernihan cita-cita mereka. Dari mata yang sehat lahir semangat belajar, dari pendidikan yang berkualitas lahir generasi unggul, dan dari generasi unggul akan terwujud Indonesia Emas 2045 yang maju, berdaya saing, dan bermartabat," pungkas H. Bambang Widiyatmoko.


Program ini sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang mengamanatkan agar dana zakat dikelola secara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan melalui program-program yang produktif dan berkelanjutan.