CILEGON,– Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di PAUD Terpadu Negeri Cilegon, Kota Cilegon, Banten, Alamat Bumi Rakata Asri Cilegon saat ini masih berlangsung. Program bantuan pemerintah tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, kegiatan revitalisasi dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) PAUD Terpadu Negeri Cilegon dengan nilai bantuan sebesar Rp480.476.000. Pekerjaan memiliki masa pelaksanaan selama 90 hari kalender, terhitung sejak 11 Juni hingga 8 September 2026.
Program revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan belajar sehingga lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pendidikan anak usia dini di Kota Cilegon.
Namun, berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (10/7/2026), masih terlihat sejumlah pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap saat melakukan pekerjaan.
Beberapa pekerja tampak tidak mengenakan helm keselamatan, sepatu keselamatan, sarung tangan, maupun perlengkapan pelindung lainnya sebagaimana lazim diterapkan dalam pekerjaan konstruksi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena penggunaan APD merupakan bagian penting dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja, penerapan K3 juga menjadi salah satu aspek yang mendukung kelancaran pelaksanaan proyek pemerintah.
Masyarakat berharap pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya menghasilkan bangunan yang berkualitas, tetapi juga memperhatikan keselamatan para pekerja selama proses pembangunan berlangsung.
Hingga berita ini diterbitkan, Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) PAUD Terpadu Negeri Cilegon maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penerapan penggunaan APD di lokasi proyek.

