KKM Kelompok 21 Desa Citerep Dampingi Anak-Anak Kampung Kubangawan Belajar Mengaji Secara Rutin - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

KKM Kelompok 21 Desa Citerep Dampingi Anak-Anak Kampung Kubangawan Belajar Mengaji Secara Rutin

Saturday, 25 July 2026
Serang (23-juli-2026) - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 21 dan Ibu Dr. NURYATI, M,Pd. Selaku Dosen pembinmbing lapangan  Universitas Bina Bangsa yang bertugas di Desa Citerep terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Salah satu program yang secara konsisten dilaksanakan adalah kegiatan mengajar ngaji rutin bagi anak-anak di Kampung Kubangawan. Program ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan karakter keagamaan.
Kegiatan mengajar ngaji dilaksanakan secara rutin setiap pekan di musala kampung dan diikuti oleh puluhan anak-anak mulai dari usia taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Sejak dimulainya program tersebut, antusiasme peserta terus meningkat. Anak-anak datang dengan penuh semangat untuk belajar membaca Al-Qur'an bersama mahasiswa KKM yang bertindak sebagai pendamping sekaligus pengajar.
Dalam setiap pertemuan, mahasiswa memberikan pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta. Bagi anak-anak yang masih tahap awal, pembelajaran difokuskan pada pengenalan huruf hijaiyah dan membaca Iqra'. Sementara itu, bagi peserta yang sudah mampu membaca Al-Qur'an, mahasiswa membantu memperbaiki makhraj huruf, hukum tajwid, serta kelancaran membaca agar bacaan menjadi lebih baik dan benar.
Agar proses belajar tidak terasa membosankan, mahasiswa menerapkan metode pembelajaran yang sederhana namun interaktif. Selain membaca Al-Qur'an secara bergantian, anak-anak juga diajak menghafal doa-doa harian, surat-surat pendek, serta diberikan motivasi mengenai pentingnya mencintai Al-Qur'an sejak usia dini. Suasana belajar yang hangat dan penuh keakraban membuat anak-anak lebih percaya diri dalam mengikuti pembelajaran.
Hildan selaku Ketua KKM Kelompok 21 Desa Citerep menjelaskan bahwa program mengajar ngaji merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat. Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda sehingga perlu mendapatkan perhatian bersama.
"Program ini kami hadirkan sebagai upaya untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan pendidikan keagamaan anak-anak. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat selama KKM berlangsung, tetapi juga mampu menumbuhkan kebiasaan positif agar anak-anak semakin rajin belajar Al-Qur'an," ujarnya.
Kehadiran mahasiswa KKM juga mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Kubangawan. Para orang tua mengaku merasa terbantu karena anak-anak memiliki kegiatan yang bermanfaat pada sore hari. Selain belajar membaca Al-Qur'an, anak-anak juga mendapatkan pendampingan, motivasi, dan pembiasaan sikap disiplin selama mengikuti kegiatan mengaji.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dijalankan mahasiswa KKM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi lingkungan karena mampu meningkatkan semangat anak-anak untuk datang ke musala dan belajar agama bersama teman-temannya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa yang telah meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak belajar mengaji. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan semoga bisa terus berlanjut meskipun masa KKM telah selesai," tuturnya.
Tidak hanya mengajarkan cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, mahasiswa juga berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, seperti menghormati orang tua, bersikap sopan kepada sesama, menjaga kebersihan, serta membiasakan diri untuk salat berjamaah. Melalui pendekatan tersebut, kegiatan mengaji tidak hanya menjadi sarana belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter anak.
Selama pelaksanaan program, hubungan antara mahasiswa KKM dan masyarakat juga semakin erat. Orang tua, tokoh masyarakat, dan pengurus musala turut memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif bagi anak-anak.
Program mengajar ngaji rutin ini menjadi bukti bahwa keberadaan mahasiswa KKM tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik semata, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Melalui program sederhana namun memiliki manfaat yang besar, mahasiswa berharap dapat meninggalkan kesan positif sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi Desa Citerep, khususnya masyarakat Kampung Kubangawan.
Dengan adanya kegiatan ini, KKM Kelompok 21 Universitas Bina Bangsa berharap semangat belajar Al-Qur'an di kalangan anak-anak terus tumbuh dan menjadi budaya yang berkelanjutan di lingkungan masyarakat. Besar harapan agar generasi muda Kampung Kubangawan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian terhadap nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi masa depan.