Mahasiswa KKM Uniba Kelompok 68 Bagikan Telur dari PT SPU Farm untuk Jamaah Masjid Jami Al-Amin - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Mahasiswa KKM Uniba Kelompok 68 Bagikan Telur dari PT SPU Farm untuk Jamaah Masjid Jami Al-Amin

Sunday, 19 July 2026
KADULIMUS – Suasana di halaman Masjid Jami Al-Amin, Kampung Kadulimus, mendadak ramai, Jumat (17/7/2026) pagi. Belasan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 68 Universitas Bina Bangsa (Uniba) tampak sibuk membongkar kardus berisi telur ayam yang ditumpuk di atas mobil bak terbuka. Satu per satu kardus dibuka, isinya dibagi ke kantong-kantong plastik kecil, lalu diserahkan langsung ke tangan warga yang sudah menunggu sejak pagi.

Bantuan telur tersebut merupakan hasil kerja sama Kelompok 68 dengan perangkat Desa Kadulimus dan PT SPU Farm, perusahaan peternakan ayam petelur yang berlokasi di wilayah setempat. Total ada puluhan kilogram telur yang dibagikan kepada jamaah Masjid Jami Al-Amin, mulai dari ibu-ibu majelis taklim hingga warga lanjut usia.

Ketua Kelompok 68, Fikih mengatakan kegiatan ini digagas setelah timnya berdiskusi dengan perangkat desa soal kebutuhan warga di sekitar masjid.

"Kami lihat banyak jamaah di sini yang sehari-hari kerja serabutan, jadi kami coba bantu lewat kebutuhan pokok dulu, salah satunya telur. Kebetulan ada PT SPU Farm yang mau diajak kerja sama, jadi kami manfaatkan," ujarnya di sela kegiatan.


Kepala Desa Kadulimus, Pak H. Sukron Jamil yang turut hadir menyaksikan pembagian bantuan, menyambut baik inisiatif mahasiswa tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini membantu mempererat hubungan antara mahasiswa pendatang dengan warga desa.

"Anak-anak KKM ini baru beberapa hari di sini, tapi sudah langsung turun bantu warga. Mudah-mudahan program-program selanjutnya juga bisa sedekat ini dengan masyarakat," kata Pak H. Sukron Jamil

Salah seorang warga penerima bantuan, Pak Hamdi mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa KKM. Ia berharap kegiatan pembagian sembako seperti ini tidak berhenti di satu kali kunjungan saja.

"Lumayan buat tambahan dapur, apalagi telur sekarang harganya naik terus. Semoga adik-adik mahasiswa betah di sini dan sering-sering kegiatan kaya gini," ucapnya sambil membawa pulang satu kantong telur.

Selain pembagian telur, rangkaian kegiatan hari itu juga diawali dengan silaturahmi mahasiswa bersama tokoh agama dan sesepuh kampung di halaman masjid, sebelum rombongan turun langsung menemui warga. Ketua Kelompok 68 menyebut pendekatan door to door dan silaturahmi semacam ini sengaja dilakukan agar mahasiswa lebih mengenal karakter warga sebelum menjalankan program kerja lain selama masa KKM.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu agenda pembuka dari rangkaian program Kelompok 68 di Desa Kadulimus, yang rencananya akan berlangsung hingga pertengahan Agustus mendatang. Selain program sosial keagamaan, mahasiswa juga akan menjalankan program di bidang pendidikan, ekonomi UMKM, dan tata kelola pemerintahan desa.