Dorong Legalitas Usaha, Mahasiswa KKM Dampingi Pembuatan NIB bagi Pelaku Usaha Jamu dan Keripik Sukun di Desa Palurahan - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Dorong Legalitas Usaha, Mahasiswa KKM Dampingi Pembuatan NIB bagi Pelaku Usaha Jamu dan Keripik Sukun di Desa Palurahan

Wednesday, 19 August 2026

Pandeglang, 15 Agustus 2026 — Mahasiswa KKM Kelompok 72 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha jamu dan keripik sukun di Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendorong pelaku UMKM untuk memiliki legalitas usaha yang jelas sekaligus memperkuat fondasi pengembangan usaha. Pendampingan diberikan kepada pelaku usaha yang sebelumnya belum memahami proses dan pentingnya memiliki NIB.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu mempersiapkan data usaha serta mendampingi proses pendaftaran NIB secara online melalui sistem perizinan berusaha. Selain membantu proses administrasi, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai tahapan pendaftaran agar pelaku usaha dapat mengurus legalitas secara mandiri di kemudian hari.

«“Kami berharap pendampingan ini tidak hanya membantu pelaku usaha mendapatkan legalitas, tetapi juga menjadi langkah awal agar usaha jamu dan keripik sukun semakin berkembang dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar salah satu mahasiswa KKM Kelompok 72.»

Jamu dan keripik sukun merupakan produk usaha masyarakat yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari produk unggulan lokal Desa Palurahan. Dengan legalitas yang lebih kuat, pelaku usaha diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM Kelompok 72 berupaya memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong UMKM lokal untuk tumbuh lebih legal, berdaya saing, dan berkelanjutan.