KASUS ISPA DI PULO AMPEL MELONJAK, KKM 64 ARGAWANA  GELAR EDUKASI CEGAH ISPA SEJAK DINI DI SDN CIKUBANG - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

KASUS ISPA DI PULO AMPEL MELONJAK, KKM 64 ARGAWANA  GELAR EDUKASI CEGAH ISPA SEJAK DINI DI SDN CIKUBANG

Sunday, 9 August 2026
Kab. Serang – Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) tengah menjadi perhatian krusial di Provinsi Banten, tercatat menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, pada tahun 2026 penyebaran ISPA menyentuh angka 1.939.656 kasus. Data tersebut telah mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya menyentuh angka 745.797 kasus. 

Sementara, menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, kasus ISPA menyentuh angka 322.255 kasus pada tahun 2026. Data tersebut berbanding jauh dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyentuh angka 110.368 kasus. Artinya, ISPA di Banten telah mengalami kenaikan kasus baik ditingkat provinsi maupun kabupaten.

Di Kecamatan Pulo Ampel tersendiri yang notabene kawasan industri dan area aktivitas pertambangan menjadikannya sebagai zona merah rentan peredaran kasus ISPA di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 64 Desa Argawana bersinergi dan berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan ISPA di SDN Cikubang yang menyasar siswa - siswi kelas empat, lima, dan enam pada Sabtu (08/08/2026).
Kegiatan penyuluhan ISPA bagi siswa/i SDN Cikubang dipandang perlu dilakukan sebagai salah satu langkah pencegahan sejak dini, terlebih lokasi sekolah dan perkampungan berada dekat dengan area industri pertambangan yang dikhawatirkan dapat menjadi faktor utama bagi anak-anak usia sekolah dasar terjangkit ISPA.

Selain itu, anak-anak merupakan kelompok rentan yang dapat dengan mudah terjangkit ISPA karena memiliki daya tahan tubuh yang rendah, aktif berinteraksi di lingkungan terbuka, dan belum memahami bagaimana cara menjaga kebersihan dirinya sendiri. Misalnya, kurang mampu menjaga kebersihan tangan.

Urgensi inilah yang menjadi motivasi dan mendorong Kelompok KKM 64 Argawana melaksanakan kegiatan penyuluhan ISPA di SDN Cikubang sebagai suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam menjalankan amanah Tridharma Perguruan Tinggi.

Bapak Jahiyin, S.Pd. selaku tenaga pengajar SDN Cikubang mewakili kepala sekolah sangat menyambut antusias terhadap kegiatan penyuluhan ISPA di sekolahnya, menurutnya edukasi mengenai ISPA sangat perlu dilakukan bagi anak-anak di Desa Argawana karena tingginya aktivitas industri dan pertambangan.

“Saya mewakili bapak kepala sekolah menyambut dan berterima kasih kepada kakak-kakak KKM yang telah berinisiatif melakukan program penyuluhan ISPA di SDN Cikubang,” ujarnya dalam sela-sela sambutannya.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwasanya sekolah masih mengalami permasalahan sanitasi berupa sulitnya mendapatkan air bersih sehingga menyebabkan anak-anak kesulitan dalam menjaga kebersihan tangannya. Padahal menjaga kebersihan tangan adalah cara sederhana yang memiliki dampak krusial dalam pencegahan ISPA. 

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah daerah atau Dinas Pendidikan dapat dengan cepat melakukan penanganan permasalahan tersebut agar anak-anak dapat dengan mudah menjaga kebersihannya.

Dengan adanya kegiatan penyuluhan ISPA ini diharapkan anak-anak dapat teredukasi mengenai bahaya dan bagaimana cara melakukan pencegahan ISPA karena bagaimanapun langkah-langkah pencegahan sekecil apa pun perlu diimplementasikan sejak dini guna menjadi suatu kebiasaan positif yang berdampak secara berkelanjutan.