KKM 52 DESA PASANGGRAHAN MELAKSANAKAN PARENTING “PERAN ORANG TUA DISEKOLAH DI SDN PASANGGRAHAN” - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

KKM 52 DESA PASANGGRAHAN MELAKSANAKAN PARENTING “PERAN ORANG TUA DISEKOLAH DI SDN PASANGGRAHAN”

Sunday, 9 August 2026
​Pabuaran, 8 Agustus 2026 KKM 52 Universitas Bina Bangsa telah melaksakan sosialisasi parenting. Peran orang tua dalam Pendidikan anak tidak berhenti ketika anak berangkat ke sekolah. Keterlibatan orang tua menjadi peran penting dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah. Hubungan antara orang tua dan sekolah akan  menciptakan lingkungan Pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
​Maka dari itu sebagai bentuk kepedulian, mahasiswa KKM 52 Universitas Bina Bangsa melaksanakan kegiatan sosialisasi parenting dengan mengusung tema “Peran Orang Tua di Sekolah” di UPT SDN Pasanggrahan kecamatan Pabuaran pada senin 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada wali murid.
​Dengan menghadirkan ketua komisi nasional perlindungan anak kabupaten Serang “ Hj. Kuratu Akyun S.Pd., AUD.” Sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya beliau mengatakan “Peran orang tua tidak hanya memberikan kebutuhan anak, tetapi juga hadir dalam proses Pendidikan anak di sekolah, karena guru pertama bagi anak adalah orang tua. Dan orang tua tidak hanya fokus pada nilai akademik saja tetapi juga fokus pada sikap dan pergaulan anak”.
​Beliau juga menyampaikan bahwa orang tua perlu memperhatikan kondisi anak sebelum berangkat ke sekolah. Jangan sampai anak berangkat dalam keadaan sedih, marah, atau tidak bersemangat, karena kondisi tersebut dapat memengaruhi suasana hati dan konsentrasi anak selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, orang tua perlu memastikan anak merasa nyaman dan siap secara emosional sebelum memulai aktivitas di sekolah. Beliau juga menekankan bahwa orang tua dan guru memiliki peran yang saling melengkapi. Sekolah memberikan pendidikan dan pembelajaran, sedangkan orang tua melanjutkan pendampingan dan pembiasaan di lingkungan keluarga. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai permasalahan yang dihadapi anak dapat diketahui dan diselesaikan bersama.
​Dalam penyampaian materi, narasumber memanfaatkan Smart TV sebagai media pendukung untuk menampilkan materi dan memberikan selingan yang membuat suasana sosialisasi lebih interaktif. Penggunaan media tersebut membantu peserta mengikuti materi dengan lebih nyaman sehingga kegiatan tidak hanya berlangsung dalam bentuk pemaparan, tetapi juga diselingi dengan aktivitas yang menarik dan komunikatif.
​Pada akhir kegiatan, narasumber mengajak para orang tua mengikuti sesi refleksi melalui simulasi peran. Narasumber memerankan sosok anak yang menyampaikan perasaan, harapan, dan hal-hal yang mungkin selama ini sulit diungkapkan kepada orang tua. Sesi tersebut mengajak para orang tua untuk melihat pendidikan dan pengasuhan dari sudut pandang anak.
​Suasana menjadi lebih emosional ketika peserta diajak merenungkan kembali perhatian, kasih sayang, dan waktu yang telah diberikan kepada anak. Melalui sesi refleksi ini, orang tua diharapkan semakin memahami bahwa di balik perilaku seorang anak terdapat perasaan dan kebutuhan yang perlu didengarkan, dipahami, dan didampingi dengan penuh kasih sayang.
​Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKM Kelompok 52 Universitas Bina Bangsa berharap kesadaran orang tua semakin meningkat dalam mendampingi pendidikan anak. Kerja sama yang baik antara orang tua dan sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.