
LEBAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 89 melaksanakan kegiatan mengajar mengaji bagi anak-anak pada Selasa (28/7/2026) di Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Pendidikan Keagamaan dan Penguatan Karakter yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah sejak usia dini.
Kegiatan mengajar mengaji dilaksanakan di salah satu tempat pembelajaran Al-Qur'an di Desa Panancangan dengan melibatkan anak-anak dari berbagai jenjang usia, mulai dari tingkat Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) hingga sekolah dasar. Kehadiran mahasiswa KKM disambut baik oleh para pengajar mengaji, orang tua, dan masyarakat setempat karena dinilai dapat memberikan semangat baru dalam proses pembelajaran keagamaan sekaligus menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pengembangan pendidikan nonformal di desa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran membaca Iqra' dan Al-Qur'an secara bergantian sesuai kemampuan masing-masing peserta. Mahasiswa KKM memberikan pendampingan secara langsung kepada setiap anak dengan memperhatikan ketepatan makharijul huruf, panjang pendek bacaan (mad), serta kelancaran membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Pendampingan dilakukan secara sabar dan bertahap agar setiap peserta merasa nyaman selama mengikuti proses pembelajaran.
Selain mendampingi anak-anak dalam membaca Al-Qur'an, mahasiswa juga memberikan motivasi mengenai pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga mencakup pembiasaan adab sebelum dan sesudah mengaji, penghormatan kepada orang tua dan guru, pentingnya menjaga salat lima waktu, serta menanamkan sikap jujur, disiplin, santun, dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga anak-anak dapat menerima pesan yang diberikan dengan baik.
Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mahasiswa menerapkan metode pembelajaran yang interaktif melalui pendekatan personal, tanya jawab, pemberian contoh bacaan, serta sesi pengulangan hafalan surat-surat pendek. Pendekatan tersebut membuat anak-anak lebih aktif dalam mengikuti kegiatan dan tidak ragu untuk bertanya ketika mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur'an. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKM juga melakukan evaluasi sederhana terhadap kemampuan membaca peserta. Dari hasil pendampingan, terlihat adanya peningkatan kepercayaan diri anak-anak dalam melafalkan huruf hijaiyah maupun membaca ayat-ayat Al-Qur'an. Beberapa peserta yang sebelumnya masih terbata-bata mulai menunjukkan perkembangan yang baik setelah mendapatkan bimbingan secara intensif. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa pendampingan yang dilakukan memberikan manfaat positif bagi proses belajar mengaji anak-anak di Desa Panancangan.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKM dalam mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan anak-anak dan masyarakat, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melalui kegiatan mengajar mengaji ini, Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 89 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Desa Panancangan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur'an, memperkuat pembentukan karakter religius, serta menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan mengajar mengaji merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa. Dengan terjalinnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, pengajar mengaji, serta masyarakat, diharapkan upaya pembinaan keagamaan bagi generasi muda di Desa Panancangan dapat terus berlanjut. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dapat tercipta generasi yang religius, berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu menjadi penerus bangsa yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

