
Serang – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Uniba Kelompok 20 Desa Bumijaya sukses menyelenggarakan kegiatan Edukasi Perlindungan Diri dan Anti Perundungan (Bullying) bagi siswa kelas V dan VI di SD Negeri Jambu Alas. Kegiatan yang di ketuai oleh Neza Aini Rahmawati ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga diri serta membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Materi Perlindungan Diri disampaikan oleh Dosen Uniba Marini Magdalena, S.Pd., Si M.Pd. Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan kepada para siswa mengenai bagian-bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, pentingnya menjaga privasi tubuh, serta keberanian untuk mengatakan "tidak" terhadap sentuhan yang membuat tidak nyaman. Siswa juga diajarkan untuk segera melapor kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami situasi yang mengancam keselamatan dirinya.
Sementara itu, materi Anti Perundungan (Bullying) oleh Dosen Uniba Siti Kholifah SPd, MPd membahas berbagai bentuk perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap teman di sekolah. Para siswa diberikan pemahaman bahwa tindakan seperti mengejek, menghina, mengucilkan, mendorong, memukul, maupun melakukan perundungan melalui media sosial merupakan perilaku yang tidak dibenarkan. Sebaliknya, mereka diajak untuk saling menghormati, berteman dengan baik, membantu sesama, serta menyelesaikan permasalahan dengan komunikasi yang santun.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan permainan edukatif sehingga suasana belajar menjadi menyenangkan. Para siswa kelas V dan VI mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, serta menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya melindungi diri serta menciptakan budaya anti perundungan di lingkungan sekolah. Melalui edukasi ini, siswa diharapkan memiliki keberanian untuk menjaga diri, menghormati hak orang lain, dan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
"Melindungi diri dan menghargai orang lain adalah langkah awal menciptakan sekolah yang aman. Dengan saling menghormati dan berani berkata tidak terhadap tindakan yang salah, setiap anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, percaya diri, dan berkarakter."
Penulis: KKM Kelompok 20 Desa Bumijaya.

