
Serang (22 Juli 2026) - Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pendidikan, anak-anak tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi media untuk kita belajar tentang karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai kehidupan yang akan membentuk mereka menjadi generasi penerus yang berkualitas. Namun, upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah. Mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat juga memiliki peran penting untuk ikut berkontribusi melalui pengabdian yang nyata.
Semangat inilah yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Kelompok 21 ketika melaksanakan program kerja dengan melakukan pengabdian di Desa Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah kegiatan mengajar di SD Negeri Tegal Jetak. Program ini bukan sekadar memenuhi agenda KKM, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak sekolah dasar di wilayah tersebut.
Sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah, mahasiswa KKM Kelompok 21 disambut hangat oleh kepala sekolah, para guru, dan siswa. Sambutan tersebut menjadi awal yang baik dalam membangun kerja sama selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mahasiswa membawa suasana baru di dalam kelas. Anak-anak tampak antusias mengikuti pembelajaran karena mereka mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya.
Dalam kegiatan mengajar, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi pelajaran sesuai dengan kurikulum sekolah, tetapi juga berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Berbagai metode pembelajaran sederhana diterapkan agar siswa lebih aktif dan berani berpartisipasi. Diskusi, permainan edukatif, tanya jawab, hingga kegiatan membaca bersama menjadi bagian dari proses belajar yang dilakukan setiap harinya.
Bagi mahasiswa, pengalaman mengajar di sekolah dasar memberikan pelajaran yang sangat berharga. Tidak sedikit tantangan yang dihadapi, mulai dari menyesuaikan metode belajar dengan karakter siswa yang beragam hingga menjaga perhatian mereka selama proses pembelajaran berlangsung. Namun, dari tantangan besar tersebut para mahasiswa belajar bahwa menjadi seorang pendidik membutuhkan kesabaran, kreativitas, dan ketulusan dalam membimbing setiap anak.
Salah satu fokus kegiatan yang dilakukan adalah membantu meningkatkan kemampuan dasar siswa, terutama membaca, menulis, dan berhitung. Kemampuan tersebut merupakan bekal utama yang harus dimiliki anak sejak dini. Mahasiswa memberikan pendampingan secara langsung kepada siswa yang masih mengalami kesulitan sehingga mereka dapat belajar dengan lebih percaya diri. Pendekatan yang dilakukan bersifat personal agar setiap anak merasa nyaman ketika belajar.
Tidak hanya kegiatan akademik, mahasiswa juga berupaya menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa. Melalui cerita inspiratif, permainan kelompok, dan pembiasaan sederhana, anak-anak diajak untuk memahami pentingnya disiplin, kerja sama, tanggung jawab, saling menghargai, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus melekat dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Interaksi yang terjalin selama kegiatan mengajar menciptakan hubungan yang hangat antara mahasiswa dan para siswa. Banyak anak yang mulai berani bertanya, bercerita, bahkan mengungkapkan cita-cita mereka. Momen sederhana seperti mendampingi siswa membaca, membantu menyelesaikan soal, hingga memberikan semangat ketika mereka merasa kesulitan menjadi pengalaman yang membekas bagi kedua belah pihak.
Bagi siswa SD Negeri Tegal Jetak, kehadiran mahasiswa memberikan motivasi tersendiri. Mereka dapat mengenal lebih dekat kehidupan sebagai mahasiswa dan mulai memiliki gambaran bahwa pendidikan dapat membawa seseorang meraih masa depan yang lebih baik. Harapannya, hal tersebut dapat menumbuhkan semangat belajar serta cita-cita untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Program mengajar di SD Negeri Tegal Jetak juga menunjukkan bahwa kontribusi terhadap dunia pendidikan tidak selalu harus dilakukan melalui program besar. Kehadiran untuk mendampingi proses belajar, memberikan motivasi, dan menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan pun sudah menjadi bentuk pengabdian yang memiliki dampak positif. Hal-hal sederhana tersebut sering kali meninggalkan kesan yang mendalam bagi anak-anak.
Selain memberikan manfaat kepada siswa, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara Universitas Bina Bangsa dengan masyarakat Desa Citerep. Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa, pihak sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi contoh bahwa kemajuan pendidikan akan lebih mudah diwujudkan apabila seluruh elemen saling bekerja sama.
Pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran, melainkan tentang menghadirkan harapan, membangun mimpi, dan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui program mengajar di SD Negeri Tegal Jetak, mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 21 berusaha menghadirkan semangat tersebut di tengah masyarakat.

