
Desa Tambiluk, 30 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 41 Desa Tambiluk melaksanakan program kerja unggulan berupa sosialisasi dan edukasi anti bullying di SDN Tambiluk 3, Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, pada Senin (30/7/2026). Kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh pihak sekolah, dewan guru, serta seluruh peserta didik sebagai wujud komitmen mahasiswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai dampak buruk perundungan (bullying), menumbuhkan sikap saling menghargai antar-sesama teman, serta membangun karakter positif sejak dini. Selain itu, program edukasi ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penguatan karakter dan pendidikan sosial masyarakat. Penanggung Jawab Bidang Pendidikan KKM UNIBA Kelompok 41, Riska Hermawati, yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama program berlangsung.
Kepala SDN Tambiluk 3, Ibu Kusnaeti, S.Pd, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 41 serta mengapresiasi inisiatif positif yang diberikan kepada para peserta didik. Harapannya, melalui edukasi ini, anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga pertemanan yang sehat, menolak segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah, serta termotivasi untuk terus berbuat baik.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta games edukatif yang dikemas secara menarik agar mudah dipahami oleh para siswa. Para peserta didik terlihat sangat aktif dan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari tanya jawab hingga penandatanganan ikrar bersama untuk menolak bullying di sekolah. Kehadiran mahasiswa KKM memberikan warna baru dan suasana belajar yang menyenangkan bagi seluruh siswa SDN Tambiluk 3.
Rangkaian acara inti diisi dengan pemaparan materi oleh Sekar Nurbaeti, yang membawakan materi mengenai pengenalan bentuk-bentuk bullying, dampak psikologis bagi korban, serta cara mencegah dan mengatasi perundungan di lingkungan sekolah. Pemaparan materi dikemas secara menarik dan interaktif, diselingi dengan sesi tanya jawab serta games edukatif agar mudah dipahami oleh para siswa. Para peserta didik terlihat sangat aktif dan antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari mendengarkan penjelasan hingga berpartisipasi dalam diskusi bersama pemateri. Kehadiran mahasiswa KKM memberikan warna baru dan suasana belajar yang menyenangkan bagi seluruh siswa SDN Tambiluk 3
Ketua KKM UNIBA Kelompok 41 Desa Tambiluk, Sahrul, menyampaikan bahwa pelaksanaan edukasi anti bullying ini merupakan bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap kesehatan mental dan kenyamanan siswa di lingkungan pendidikan. Melalui program ini, diharapkan terjalin kerja sama yang erat antara Universitas Bina Bangsa, pihak sekolah, dan masyarakat Desa Tambiluk dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta bebas dari tindakan perundungan.

