Proyek Rp199 Juta di Wisata Cariang di Duga Amburadul, Paving Blok Retak dan Renggang - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Proyek Rp199 Juta di Wisata Cariang di Duga Amburadul, Paving Blok Retak dan Renggang

Tuesday, 18 August 2026
SERANG,– Proyek pemasangan paving blok di kawasan wisata Cariang, Kampung Bulakan, Desa Cikedung, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Di lokasi, sejumlah paving blok ditemukan retak, renggang, dan pemasangannya tidak rapi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek rehabilitasi Prasarana dan Sarana Umum atau PSU itu menggunakan anggaran dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman PUPR Kabupaten Serang tahun 2026. 
Proyek dengan nomor kontrak 602/12-pk.10889768000/spk/ppk-psu/dprkp/2026 itu memiliki nilai Rp199.149.300,00. Pelaksananya adalah CV Mitra Maha Meru Sinergi.

Di lokasi, kondisi paving blok yang baru dipasang terlihat kurang padat dan sebagian sambungan antar blok renggang. Minimnya pengawasan di lokasi juga diduga menjadi penyebab struktur pemasangan tidak maksimal.

"Kegiatan proyek yang diperuntukkan untuk kemaslahatan masyarakat seharusnya tidak asal-asalan dan mengedepankan spek serta kualitas. Tapi di lokasi ditemukan adanya dugaan pekerjaan yang kurang memenuhi standar," kata Didi S, Aktifitas Anti korupsi, Senin 18/08/2026.

Didi menambahkan, warga resah karena hingga masa kontrak hampir habis, pekerjaan belum selesai. Sisa waktu kontrak diperkirakan tinggal tujuh hari lagi.

"Atas laporan warga, kegiatan proyek paving blok di Cariang Cikedung dikerjakan secara asal-asalan. Hal ini menimbulkan kecurigaan terhadap warga, diduga adanya penyelewengan anggaran," ujarnya.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Jenal selaku pengurus Bukit Cariang melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada respons.

Pihak pelaksana proyek dari CV Mitra Maha Meru Sinergi juga belum bisa dimintai keterangan terkait dugaan pekerjaan kurang sesuai spek dan penyelewengan anggaran.

Warga berharap Dinas terkait segera melakukan evaluasi dan pengawasan ketat agar proyek dapat diselesaikan sesuai mutu dan tepat waktu.