Balai Warga Priuk Rampung Dibangun, Asda II Cilegon Dorong Akses Jalan hingga Gedung Serbaguna - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Balai Warga Priuk Rampung Dibangun, Asda II Cilegon Dorong Akses Jalan hingga Gedung Serbaguna

Thursday, 24 September 2026
CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon kembali melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pekerjaan pembangunan di wilayah Kecamatan Jombang. Dalam monev ke-7 tersebut, tim Pemkot Cilegon meninjau pembangunan Balai Warga di Lingkungan Priuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kamis (24/9/2026).

Asisten Daerah (Asda) II Kota Cilegon, Haji Dana Sujaksani, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan monev dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah benar-benar terlaksana sesuai peruntukan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Hari ini tim monev dari Pemkot Cilegon untuk yang ke-7 kali turun di Kecamatan Jombang. Saat ini kita meninjau salah satu kegiatan di Lingkungan Priuk, Kelurahan Sukmajaya," ujar Dana saat ditemui di lokasi, Kamis. 

Menurut dia, pembangunan Balai Warga tersebut berdiri di atas lahan milik warga yang digunakan melalui mekanisme pinjam pakai. Ia menyebut dokumen penggunaan lahan telah tersedia dan kondisi lahannya dinyatakan clean and clear.

"Balai warga ini hasil pinjam pakai dari warga dan sudah ada dokumennya. Lahannya juga clean and clear," katanya.

Pembangunan balai warga tersebut menelan anggaran sebesar Rp100 juta. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Dana menyatakan pekerjaan telah terlaksana dan hasilnya dinilai baik.

"Anggarannya Rp100 juta. Alhamdulillah saya lihat sudah terlaksana semua kegiatannya. Hasil kegiatannya juga sangat memuaskan, sangat baik," ujarnya.

Namun, pembangunan fisik tersebut dinilai perlu dilengkapi dengan dukungan aksesibilitas. Dana menyoroti perlunya akses jalan yang memadai menuju lokasi balai warga sehingga kendaraan, khususnya mobil, dapat masuk.

"Saya berharap nantinya harus ada akses jalan masuk ke sini agar mobil bisa masuk," kata Dana.

Tak berhenti pada pembangunan balai warga, Pemkot Cilegon juga mulai mendorong pengembangan fasilitas tersebut agar ke depan memiliki fungsi yang lebih luas. Dana mengaku telah berkomunikasi dengan Haji Mulyadi terkait rencana pembangunan gedung serbaguna di kawasan tersebut.

"Tadi saya sudah berkomunikasi dengan Pak Haji Mulyadi untuk dibangun gedung serbaguna nantinya. Sehingga kalau dilihat dari jalan, terlihat bahwa ada balai warga di Lingkungan Priuk ini," tuturnya.

Dana menegaskan keberadaan balai warga bukan sekadar bangunan fisik. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Ia meminta warga Lingkungan Priuk dan Kelurahan Sukmajaya memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal, sekaligus menjaga dan merawatnya secara bersama-sama.

"Silakan manfaatkan balai warga ini semaksimal mungkin untuk berbagai kegiatan, terutama kegiatan sosial. Tetapi tetap dipelihara, karena ini dari masyarakat, untuk masyarakat. Kita biayai dan dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Dana.

Pemeliharaan balai warga tersebut, lanjut dia, nantinya akan dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas) di Lingkungan Priuk.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan pembangunan balai warga bukan semata sebagai proyek yang selesai ketika bangunan berdiri. Tantangan berikutnya justru berada pada bagaimana fasilitas tersebut benar-benar hidup, digunakan, dan dirawat oleh masyarakat yang menjadi penerima manfaatnya.