
Citerep — Buku bukan sekadar kumpulan tulisan, tetapi juga jendela bagi anak-anak untuk mengenal berbagai pengetahuan dan dunia yang lebih luas. Melihat pentingnya budaya membaca sejak usia dini, KKM Kelompok 21 Desa Citerep menghadirkan program Pojok Baca sebagai ruang literasi yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak di lingkungan desa.
Pojok baca ini dibuat sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKM terhadap pendidikan dan perkembangan literasi anak. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan ruang yang nyaman bagi anak-anak untuk membaca, belajar, sekaligus mengembangkan rasa ingin tahu mereka melalui berbagai bahan bacaan yang tersedia.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM Kelompok 21 turut menata area pojok baca agar terlihat menarik dan nyaman digunakan. Buku-buku yang tersedia disusun dengan rapi sehingga anak-anak dapat dengan mudah memilih bacaan sesuai dengan minat mereka. Penataan ruang juga dibuat lebih sederhana dan ramah anak agar kegiatan membaca tidak terasa membosankan.
Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat dan buku, tetapi juga mendorong anak-anak untuk membiasakan diri membaca dalam kegiatan sehari-hari. Mahasiswa KKM turut mendampingi anak-anak ketika menggunakan pojok baca, terutama bagi mereka yang masih membutuhkan bantuan dalam membaca dan memahami isi buku.
Antusiasme anak-anak terlihat ketika mereka mulai memanfaatkan pojok baca tersebut. Beberapa anak memilih buku sesuai ketertarikan masing-masing, sementara yang lainnya membaca bersama teman-teman. Suasana tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa ruang literasi yang sederhana dapat menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar.
Menurut mahasiswa KKM Kelompok 21, program pojok baca diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKM selesai. Masyarakat dan anak-anak diharapkan dapat menjaga serta memanfaatkan fasilitas tersebut secara berkelanjutan sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu menumbuhkan kebiasaan belajar yang positif. Dengan membaca, anak-anak dapat memperoleh pengetahuan baru, memperluas wawasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir dan berimajinasi.
Melalui program Pojok Baca, KKM Kelompok 21 Desa Citerep berupaya memberikan kontribusi sederhana namun berarti bagi pendidikan anak-anak di lingkungan desa. Dari sebuah buku, anak-anak dapat menemukan pengetahuan baru, membangun imajinasi, dan perlahan menumbuhkan mimpi untuk masa depan.
Kehadiran pojok baca menjadi salah satu langkah kecil dalam membangun budaya literasi di Desa Citerep. Diharapkan ruang tersebut dapat terus dimanfaatkan dan menjadi bagian dari kebiasaan positif anak-anak dalam belajar dan membaca.

