Revitalisasi PAUD Tunas Takwa di Desa Winong Dipertanyakan, Diduga Ada Kejanggalan Penggunaan Bantuan Pemerintah - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Revitalisasi PAUD Tunas Takwa di Desa Winong Dipertanyakan, Diduga Ada Kejanggalan Penggunaan Bantuan Pemerintah

Tuesday, 11 August 2026

Serang, — Pelaksanaan program bantuan pemerintah untuk revitalisasi PAUD Tunas Takwa, Desa Winong, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, menjadi sorotan. Pasalnya, kegiatan yang seharusnya mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini tersebut diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Senin 10/08/2026

Sejumlah pihak mempertanyakan pelaksanaan kegiatan revitalisasi tersebut, termasuk dugaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran. Bahkan, muncul tudingan bahwa bantuan pemerintah tersebut diduga “ditilep” oleh pihak tertentu. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian serta pemeriksaan dari pihak berwenang.

Sorotan juga muncul terkait sikap pengelola kegiatan yang dinilai acuh terhadap wartawan yang hendak memperoleh informasi mengenai pelaksanaan program tersebut. Padahal, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program yang menggunakan anggaran pemerintah.

Wartawan pada dasarnya memiliki fungsi kontrol sosial untuk memastikan penggunaan anggaran publik berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya peserta didik.
Masyarakat berharap pihak pengelola PAUD maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sumber anggaran, besaran bantuan, pekerjaan yang dilaksanakan, serta realisasi penggunaannya.

Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian antara anggaran yang diterima dengan pekerjaan di lapangan, masyarakat meminta agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh oleh instansi yang berwenang.

Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola PAUD Tunas Takwa maupun pihak terkait belum memberikan penjelasan mengenai dugaan tersebut.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi penting agar program revitalisasi satuan pendidikan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.