
MANDALASARI — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 70 Desa Mandalasari, melalui jajaran Bidang 1, menggelar program Bimbingan Belajar (Bimbel) Keagamaan bagi anak-anak di lingkungan Desa Mandalasari. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat fondasi karakter anak sejak dini melalui penanaman adab, akhlak mulia, serta pembiasaan membaca doa harian dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan agama pada usia dini membutuhkan pendekatan yang komprehensif. Oleh karena itu, program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan baca-tulis Al-Qur'an, tetapi juga menekankan implementasi perilaku santun dan penerapan nilai-nilai keagamaan secara langsung.

Program bimbel keagamaan ini menitikberatkan pembelajarannya pada dua fokus utama, yaitu penanaman adab serta pembiasaan doa harian. Anak-anak dibimbing untuk memahami tata krama praktis, seperti adab berbicara dengan bahasa yang sopan, etika saat makan dan minum, pentingnya menghormati orang tua dan guru, hingga perilaku saling menghargai antarsesama. Bersamaan dengan itu, setiap sesi pembelajaran dibiasakan dengan pembacaan doa-doa praktis harian, mulai dari doa sebelum dan sesudah makan, doa masuk dan keluar rumah, doa sebelum tidur, hingga doa untuk kedua orang tua agar anak-anak terbiasa mengamalkannya secara mandiri.
Kegiatan yang berlangsung secara rutin ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat serta diikuti dengan antusias oleh anak-anak di sekitar Desa Mandalasari. Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan menyenangkan melalui penyampaian kisah teladan nabi, metode bernyanyi doa harian, serta kuis edukatif.
Melalui keberlangsungan program ini, KKM 70 Mandalasari berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda desa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlakul karimah, santun dalam berperilaku, dan selalu melibatkan doa dalam setiap aktivitasnya.

