
Kadulimus, Banjar – Mahasiswa KKM Kelompok 68 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) mengadakan pelatihan dan pendampingan laporan keuangan sederhana bagi pelaku UMKM di Desa Kadulimus. Kegiatan ini dilakukan secara langsung dengan mengunjungi beberapa UMKM, seperti Biru Segar, Yaroti Pasti Happy, dan Saung Pisang Asman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa membantu pelaku usaha memahami cara mencatat pemasukan dan pengeluaran harian, menghitung keuntungan usaha, serta menyusun laporan keuangan sederhana yang mudah diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Salah satu anggota KKM Kelompok 68, mengatakan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang menjalankan usahanya dengan baik, tetapi belum terbiasa mencatat setiap transaksi yang terjadi.
"Banyak pelaku UMKM yang sebenarnya usahanya sudah berjalan cukup lama, tetapi pencatatan keuangannya masih belum rutin. Kadang pemasukan dan pengeluaran usaha masih tercampur dengan keuangan pribadi. Dari situ kami mencoba memberikan pendampingan yang sederhana dan mudah dipahami," jelas pemateri

Kegiatan dilakukan secara santai dan interaktif. Mahasiswa tidak hanya menjelaskan materi, tetapi juga mengajak pelaku UMKM untuk langsung mempraktikkan pencatatan keuangan berdasarkan transaksi yang mereka miliki. Dengan cara tersebut, pelaku usaha dapat lebih mudah memahami manfaat dari laporan keuangan.
Menurut pemateri, pencatatan keuangan yang baik dapat membantu pelaku usaha mengetahui kondisi usahanya secara lebih jelas.
"Kalau semua transaksi dicatat, pelaku usaha bisa tahu berapa modal yang dikeluarkan, berapa pendapatan yang diperoleh, dan berapa keuntungan yang didapat. Jadi pengelolaan usaha bisa lebih terarah," tambahnya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM yang mengikuti pendampingan mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Selama ini, sebagian besar transaksi usaha hanya diingat tanpa dicatat secara rinci.
"Biasanya saya cuma mengingat pemasukan dan pengeluaran. Setelah dijelaskan dan dicontohkan cara pencatatannya, ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Saya jadi lebih paham bagaimana mengelola keuangan usaha dengan lebih rapi," ungkapnya.
Melalui program ini, KKM Kelompok 68 UNIBA berharap pelaku UMKM di Desa Kadulimus semakin sadar akan pentingnya pencatatan keuangan. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih tertata, UMKM diharapkan dapat berkembang lebih baik dan mampu mengambil keputusan usaha berdasarkan kondisi keuangan yang jelas.

