
Padasuka, Baros — Kabupaten Serang — Setiap Jumat dan Sabtu, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 46 Universitas Bina Bangsa melaksanakan program kerja Bidang 1, yaitu Bidang Pendidikan, Keagamaan, dan Penguatan Karakter Masyarakat, berupa kegiatan bimbingan belajar (bimbel) di RW 02, 03, 04, dan 05 Desa Padasuka. Kegiatan ini mengangkat tema "Nyalakan Mimpi Lewat Literasi" dan menyasar anak-anak jenjang PAUD, SD, hingga SMP.
Program ini digagas untuk menjawab keterbatasan akses bimbingan belajar di lingkungan desa, sekaligus menumbuhkan kembali minat baca anak-anak yang belakangan mulai tergerus oleh gawai dan hiburan digital. Selama ini, tidak sedikit anak di Desa Padasuka yang lebih akrab dengan layar ponsel dibandingkan lembaran buku, sementara akses ke tempat bimbingan belajar formal masih terbatas, baik dari segi jarak maupun biaya. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 46 berinisiatif hadir langsung ke tengah masyarakat, membawa kegiatan belajar ke setiap RW secara bergiliran agar lebih mudah dijangkau oleh warga.
Kegiatan bimbel dilaksanakan secara rutin dua kali sepekan, dengan lokasi yang berpindah dari satu RW ke RW lainnya sesuai jadwal yang telah disepakati bersama warga. Materi yang diberikan pun disesuaikan dengan jenjang usia peserta agar penyampaiannya tepat sasaran. Anak-anak PAUD diperkenalkan huruf dan angka lewat permainan sederhana yang menyenangkan, siswa SD diajak memperkuat kemampuan membaca, menulis, dan berhitung melalui latihan bertahap, sementara siswa SMP mendapatkan pendampingan untuk mata pelajaran sekolah yang selama ini dirasa cukup sulit dipahami sendiri di rumah.

Selain materi akademik, mahasiswa turut menghadirkan sesi membaca buku cerita bersama, permainan edukatif berbasis bahasa, hingga diskusi ringan seputar cita-cita dan mimpi masa depan. Pendekatan ini sengaja dipilih agar anak-anak tidak hanya pandai membaca dan berhitung, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berani menetapkan cita-cita dan yakin bahwa mimpi tersebut bisa mereka raih lewat kebiasaan belajar yang konsisten.
Antusiasme anak-anak terlihat dari kehadiran mereka yang konsisten di setiap sesi, bahkan beberapa di antaranya datang lebih awal sebelum kegiatan dimulai. Suasana belajar berlangsung santai namun tetap fokus, diselingi tawa dan interaksi hangat antara mahasiswa dan anak-anak yang mengikuti kegiatan. Bagi orang tua di RW 02, 03, 04, dan 05, kehadiran program bimbel ini dirasa cukup membantu, mengingat tidak semua keluarga memiliki akses atau biaya untuk mengikutkan anak pada bimbingan belajar tambahan di luar sekolah.
Bagi mahasiswa KKM Kelompok 46, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan mengajar sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak dan warga di setiap RW yang mereka datangi. Interaksi langsung selama program berlangsung juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kondisi pendidikan di tingkat akar rumput, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Universitas Bina Bangsa terhadap pemerataan akses pendidikan hingga ke lingkungan desa.
Melalui program "Nyalakan Mimpi Lewat Literasi", KKM Kelompok 46 Universitas Bina Bangsa berharap kebiasaan membaca yang telah ditanamkan dapat terus berlanjut meski masa KKM telah usai. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi anak-anak Desa Padasuka untuk tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca, percaya diri, dan berani menggapai mimpi mereka masing-masing di masa depan.

