
BANJAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) kembali menggelar kegiatan edukatif di SMPN 2 Banjar, Kamis (6/8/2026). Kali ini materi yang diusung soal pentingnya bijak bermedia sosial, mulai dari UU ITE, cyberbullying, penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian, hingga privasi digital.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas ini disambut antusias oleh siswa. Banyak dari mereka mengaku baru pertama kali mendengar penjelasan detail soal UU ITE dan konsekuensi hukum dari unggahan di media sosial.
"Anak-anak zaman sekarang kan hampir semua punya HP dan aktif di media sosial, tapi belum tentu paham risikonya. Makanya kita coba kasih gambaran, komentar atau postingan yang sembarangan itu bisa berujung ke ranah hukum," ujar salah satu mahasiswa KKM yang membawakan materi.

Selain soal UU ITE, mahasiswa juga mengajak siswa mengenali ciri-ciri berita hoaks dan cara mengeceknya sebelum menyebarkan ke orang lain. Siswa diminta membiasakan diri mengecek sumber berita dan tidak asal membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Sekarang itu banyak banget berita bohong yang sengaja dibikin biar viral. Makanya sebelum share, dicek dulu, jangan sampai jadi orang yang ikut nyebarin hoaks," kata mahasiswa tersebut menambahkan.
Topik cyberbullying turut menjadi perhatian khusus dalam kegiatan ini. Para siswa diajak memahami bahwa perundungan tidak hanya terjadi secara langsung, tapi juga bisa lewat kolom komentar atau pesan pribadi di media sosial.
Salah satu siswi kelas IX mengaku materi ini membuka matanya soal hal-hal yang selama ini dianggap sepele. "Baru tahu ternyata komen julid di media sosial itu bisa dilaporkan juga. Jadi lebih hati-hati lagi kalau mau posting atau komen," ujarnya.
Di akhir sesi, mahasiswa KKM turut menekankan pentingnya menjaga privasi digital, seperti tidak sembarangan membagikan data pribadi maupun lokasi di media sosial. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa KKM UNIBA di SMPN 2 Banjar, sebagai upaya menanamkan kesadaran digital sejak dini kepada siswa.

