Serang, – Keterangan mengenai sumber pendanaan pekerjaan lahan parkir di Kantor KUA Kecamatan Mancak kembali menjadi sorotan. Hal itu menyusul pernyataan Ajat, yang disebut sebagai perwakilan KUA, kepada media Compas Kota News bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat.
Namun, klaim tersebut menuai pertanyaan. Sejumlah warga menyatakan tidak pernah dimintai ataupun memberikan sumbangan untuk pekerjaan yang sedang berlangsung di lingkungan Kantor KUA Kecamatan Mancak.
Aktivis antikorupsi, Hayumi, mengaku meragukan pernyataan bahwa proyek tersebut murni berasal dari swadaya masyarakat.
"Kami kurang yakin kalau itu benar-benar bantuan swadaya dari masyarakat. Perlu ada penjelasan yang transparan mengenai asal-usul dan pengelolaan dana tersebut.
Jika benar tidak ada keterlibatan Kepala KUA, tentu hal itu juga harus dijelaskan secara terbuka kepada publik," ujar Hayumi, Senin (3/8/2026).
Di sisi lain, Ketua RT setempat saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan maupun sumber pendanaan pekerjaan tersebut.
Sebelumnya, Ajat melalui klarifikasi kepada media Compas Kota News menyampaikan bahwa dana pekerjaan berasal dari swadaya masyarakat. Pernyataan itu disampaikan melalui pesan singkat yang berbunyi,
"Ini swadaya masyarakat, Bang," tulisnya.
Perbedaan keterangan antara pengakuan perwakilan KUA dengan informasi yang diperoleh dari warga dan Ketua RT memunculkan pertanyaan publik mengenai mekanisme penghimpunan dana serta bentuk partisipasi masyarakat yang dimaksud.
Hingga berita ini ditulis, Kepala KUA Kecamatan Mancak belum memberikan keterangan resmi terkait sumber pendanaan kegiatan tersebut. Publik berharap ada penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan spekulasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan kegiatan di lingkungan instansi pemerintah.

