SERANG – Kepala Desa Waringinkurung, Harun, mengapresiasi perjuangan tim Hipkaci Cibeka yang berhasil melaju hingga babak final dalam pertandingan futsal yang digelar di Cakar, Minggu (25/10/2026).
Meski harus puas meraih posisi juara kedua, ia menilai kelancaran pertandingan dan terjaganya persahabatan antartim menjadi hal yang lebih penting daripada sekadar mengejar gelar juara.
Harun mengatakan, seluruh rangkaian pertandingan hingga babak final berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia mengajak para pemain untuk tetap bersyukur, menjaga semangat, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan membangun hubungan baik antartim.
“Yang penting pertandingan sudah berjalan lancar sampai final dan tidak ada kendala apa pun. Kita syukuri hasilnya. Walaupun juara dua, jangan hanya mencari juaranya, tetapi utamakan persahabatan agar kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan,” ujar Harun.
Menurut dia, hasil pertandingan harus menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten. Ia berharap, pada kompetisi mendatang, tim dapat tampil lebih baik dengan persiapan yang semakin matang.
Harun juga menekankan bahwa permainan yang hebat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi membutuhkan kekompakan dan kerja sama seluruh pemain.
“Permainan hebat itu membutuhkan kekompakan. Harapan saya, ke depan bisa lebih bagus lagi. Tim-tim harus terus berlatih dan tetap semangat,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan tim, Harun turut menyampaikan rencana pemberian bonus tambahan kepada pemain. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan besaran bonus tersebut.
Sementara itu, Ucup selaku ofisial tim Perseka yang sekarang menjadi juara satu menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara atas terselenggaranya kompetisi futsal di Cakar ini. Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan yang dinilainya mampu memberikan ruang bagi tim untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat semangat olahraga.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas penyelenggaraan futsal di Cakar ini. Saya cukup bangga dengan kegiatan ini. Semoga ke depan semakin baik, dan tim dari Cakar juga bisa meraih juara. Salam olahraga, juara-juara,” ujar Ucup.
Terkait evaluasi tim, Ucup menilai kepercayaan kepada pemain dan kekompakan menjadi modal utama dalam menghadapi pertandingan. Sebagai ofisial, ia berperan memberikan arahan agar para pemain dapat menjalankan strategi dan bermain dengan solid di lapangan.
“Sebagai ofisial, saya hanya mengarahkan. Intinya, kita harus percaya kepada pemain dan tim. Yang paling utama adalah tetap kompak,” katanya.
Ucup menambahkan, Perseka telah memiliki susunan pemain yang cukup terbentuk dengan dua lapis kekuatan, yakni lapis pertama dan lapis kedua. Kondisi tersebut menjadi modal bagi tim untuk menjaga konsistensi permainan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Ia berharap, Perseka semakin solid, mampu meningkatkan kualitas permainan, dan terus menjaga kebersamaan di antara para pemain.
Kompetisi futsal tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet, memperkuat sportivitas, serta membangun persahabatan yang berkelanjutan antartim.

