Hendak Konfirmasi soal TPBU, Jurnalis Diduga Ditinggalkan Kepala Desa Sampir - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Hendak Konfirmasi soal TPBU, Jurnalis Diduga Ditinggalkan Kepala Desa Sampir

Tuesday, 11 August 2026

SERANG, — Upaya seorang jurnalis meminta konfirmasi terkait Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) di Desa Sampir, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (11/8/2026), tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Jurnalis tersebut mendatangi Kantor Desa Sampir untuk meminta penjelasan langsung kepada Kepala Desa Sampir, Saefudin, mengenai persoalan TPBU yang menjadi perhatian masyarakat.

Namun, saat hendak dikonfirmasi, Saefudin justru meninggalkan jurnalis tersebut. Sambil berjalan meninggalkan lokasi, ia menyampaikan alasan bahwa dirinya sedang terburu-buru.
“Saya buru-buru ya, ada perlu, ada tamu di rumah,” ujar Saefudin sambil berjalan meninggalkan lokasi.

Sikap tersebut disayangkan karena jurnalis datang untuk memperoleh klarifikasi dan memastikan informasi yang beredar mengenai TPBU tidak disampaikan secara sepihak.
Konfirmasi kepada pejabat publik merupakan bagian penting dalam pemberitaan. Selain memberikan kesempatan kepada pihak yang diberitakan untuk menjelaskan persoalan, klarifikasi juga diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang.

“Sangat disayangkan dengan adanya sikap seperti itu. Kami datang bukan untuk menghakimi, tetapi untuk meminta penjelasan agar pemberitaan tidak sepihak,” ujar jurnalis tersebut.

Persoalan TPBU di Desa Sampir dinilai perlu mendapat penjelasan secara terbuka, khususnya mengenai status, pengelolaan, serta dasar keberadaan lokasi pemakaman tersebut apabila memang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini disusun, Kepala Desa Sampir Saefudin belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai persoalan TPBU tersebut.

Media ini membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Kepala Desa Sampir maupun pihak terkait agar informasi mengenai persoalan TPBU dapat disampaikan secara terang dan berimbang kepada masyarakat.