Mahasiswa KKM UNIBA Demokan Pembuatan Plastik dari Singkong ke Warga Kadulimus - Warta Global Banten

Mobile Menu

Top Ads

Serang

More News

logoblog

Mahasiswa KKM UNIBA Demokan Pembuatan Plastik dari Singkong ke Warga Kadulimus

Thursday, 13 August 2026

KADULIMUS – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menggelar demonstrasi pembuatan plastik ramah lingkungan berbahan dasar singkong kepada warga Desa Kadulimus, Sabtu 08 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang diusung mahasiswa selama masa KKM di desa tersebut.

Bertempat di Kantor Desa, warga tampak antusias menyaksikan proses pembuatan bioplastik yang dipraktikkan langsung oleh mahasiswa, mulai dari pengolahan pati singkong hingga menjadi lembaran plastik yang bisa terurai secara alami.

Salah satu mahasiswa yang memimpin demonstrasi menjelaskan, ide ini muncul karena singkong merupakan salah satu hasil bumi yang cukup mudah ditemukan di lingkungan desa, namun pemanfaatannya masih terbatas pada makanan olahan.

"Singkong di sini kan banyak, tapi selama ini paling diolah jadi keripik atau makanan biasa. Padahal pati singkong bisa dijadiin plastik yang lebih ramah lingkungan, beda sama plastik biasa yang susah terurai," ujarnya di sela kegiatan.

Dalam prosesnya, mahasiswa menunjukkan cara mengekstrak pati dari singkong, mencampurnya dengan bahan tambahan seperti gliserin, lalu memanaskannya hingga membentuk lapisan tipis menyerupai plastik. Warga yang hadir dipersilakan mencoba langsung sebagian tahapan pembuatannya.

Salah satu warga yang ikut mencoba mengaku baru pertama kali melihat plastik bisa dibuat dari singkong. "Baru tahu ternyata singkong bisa jadi plastik juga. Prosesnya nggak ribet-ribet amat, cuma butuh ketelatenan pas masaknya," katanya.

Mahasiswa turut menjelaskan keunggulan bioplastik dari singkong dibanding plastik konvensional, terutama dari sisi daya urainya yang jauh lebih cepat sehingga tidak mencemari lingkungan dalam jangka panjang.

Koordinator kegiatan menyampaikan, program ini sekaligus menjadi upaya mengenalkan potensi pangan lokal kepada warga agar dapat dimanfaatkan lebih maksimal, tidak sekadar dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun olahan sederhana.

"Kita pengen warga lihat, singkong itu potensinya besar, bukan cuma buat dimakan. Kalau diolah dengan cara yang tepat, bisa jadi solusi juga buat masalah sampah plastik," ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKM UNIBA di Desa Kadulimus dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong kesadaran warga terhadap pemanfaatan hasil bumi secara lebih ramah lingkungan.